Berita

Pabrik ThyssenKrupp Steel Europe di Duisburg, Jerman/Net

Dunia

Survei: Industri di Jerman Memperkirakan Tahun 2023 sebagai Tahun yang Suram

RABU, 28 DESEMBER 2022 | 06:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Industri Jerman nampaknya pesimis tentang prospek tahun depan. Setelah gempuran pandemi Covid-19, kini  perang Rusia-Ukraina membuat industri semakin lesu dengan lonjakan harga energi.

Banyak perusahaan yang berencana mengurangi produksi mereka. Survei yang dilakukan lembaga ekonomi IW menunjukkan tiga dari lima asosiasi industri Jerman pesimis tentang tahun depan dengan 30 dari 49 asosiasi mengatakan akan membatasi bahkan mengurangi produksi.

Sebanyak 13 lainnya mengatakan mereka masih memiliki harapan untuk tetap memproduksi lebih banyak.


Reuters melaporkan pada Selasa (27/12), survei tersebut juga menunjukkan bahwa hampir 40 asosiasi mengatakan situasi saat ini bahkan lebih buruk dari tahun lalu.

Ekonomi Jerman belum pulih dari terjangan pandemi selama tiga tahun berturut-turut dan saat ini Jerman mengalami inflasi yang mencapai rekor tertinggi, menurut survei yang dilakukan dari pertengahan November hingga awal Desember.

Pakar ekonomi IW Michael Groemling mengatakan dalam situasi yang serba sulit, lonjakan harga energi saat  ini telah meruntuhkan harapan.

“Bisnis tidak mengharapkan harga energi yang tinggi untuk jatuh kembali ke tingkat sebelum krisis di masa mendatang. Itu sangat mengaburkan prospek untuk tahun yang akan datang,” katanya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya