Berita

Rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Febri Setiawan (20) seorang mahasiswa dari kampus IGM Palembang yang berlangsung di Polda Sumatera Selatan, Selasa (27/12)/RMOLSumsel

Presisi

Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswa IGM Palembang, Korban Dibunuh di Ogan Ilir Mayatnya Dibakar di OKU Timur

RABU, 28 DESEMBER 2022 | 02:58 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Unit II Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel merekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Febri Setiawan (20) seorang mahasiswa dari kampus IGM Palembang yang mayatnya ditemukan terbakar di desa Girimulyo Kecamatan, Belitang Jaya Kabupaten, Oku Timur pada Rabu 23 november 2022.

Dalam rekonstruksi tersebut, tersangka Muhammad Haidar Dzakir (20) memperagakan sebanyak 25 adegan pembunuhan tersebut halaman Subdit III Jatanras Polda Sumsel, dikutip dari Kantor Berita RMOLSumsel, Selasa (27/12).

Terungkap dalam rekonstruksi terlihat tersangka Haidar sudah merencanakan pembunuhan. Dimana tersangka menghubungi korban meminta untuk diantar ke Tanjung Senai Kabupaten, Ogan Ilir, menemui orang buat untuk membeli handphone melalui cash on delivery (COD). Kemudian korban menjemput tersangka di jalan Sudirman sebelum kejadian.


Setelah bertemu, keduanya pun pergi ke lokasi yang mereka datangi untuk COD, dimana tersangka juga sudah mempersiapkan pisau yang disimpan di dalam tasnya. Sampai Jembatan Tanjung Senai OI mereka berdebat kemudian korban diancam oleh tersangka dengan menggunakan pisau.

Sempat terjadi cekcok sebelum akhirnya korban keluar dari mobil dan tersangka berpindah posisi awal, terlihat korban sempat menendang tersangka. Kemudian keduanya berduel di luar mobil, karena kalah korban pun tumbang setelah mengalami luka tusukan di punggung.

Pada adegan selanjutnya, korban tewas di lokasi kejadian kemudian di masukan kedalam mobil, tersangka pun membawa korban ke rumahnya di Oku Timur sebelum dibakar.

Setelah itu, tersangka membakar jasad korban di Kecamatan Belitang Kabupaten Oku Timur (OKUT). Tersangka menyiap minyak dua botol lalu membakar jasad korban dengan kain.

Ditemui usai rekonstruksi tersangka mengakui ia membunuh korban ingin mengambil mobil korban untuk di jual ke orang dengan harga Rp 30 juta uangnya akan digunakan untuk datang ke tempat pesat menonton orgen tunggal. Korban ditusuk dengan menggunakan pisau setelah korban tewas korban lalu dibakar

"Setelah kejadian itu sangat menyesal, hanya ingin memiliki mobil korban. Uangnya digunakan untuk acara orgen tunggal,"ujarnya.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Agus Prihadinika melalui Kanit II Kompol Bahktiar mengatakan rekonstruksi ini dilakukan untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke penuntut umum serta untuk melihat fakta kejadian sebenarnya saat tersangka membunuh korban.

"Dalam rekonstruksi ini ada 25 adegan yang dilakukan langsung oleh tersangka seorang diri,"tutupnya.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya