Berita

Wali Kota Medan Bobby Nasution saat menghadiri Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja Efektivitas Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (SRT) dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga (SSSRT) Tahun 2021 dan 2022 di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara/RMOLSumut

Politik

Hilangkan Stigma Kota Terjorok, Bobby Nasution Terus Optimalkan Pengelolaan Sampah di Medan

RABU, 28 DESEMBER 2022 | 02:22 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pemerintah Kota (Pemkot) Medan terus berupaya mengatasi permasalahan persampahan di Kota Medan.

Apalagi ibukota Provinsi Sumatera Utara ini pernah menyandang predikat sebagai kota terjorok di Indonesia. Salah satu upaya tersebut dengan melakukan perbaikan sistem pengelolaan sampah baik di tingkat kewilayahan maupun Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat menghadiri Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja Efektivitas Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (SRT) dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga (SSSRT) Tahun 2021 dan 2022 di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara.


Selain kepada Bobby Nasution, Kepala BPK Perwakilan Sumut Eydu Oktain Panjaitan juga menyerahkan LHP kepada Ketua DPRD Medan Hasyim.

"Sistem pengelolaan sampah di TPA Kota Medan saat ini sudah tidak masuk kategori standar nasional maupun internasional. Maka dari itu, kami (Pemkot Medan) terus berkomitmen untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah di TPA agar memenuhi standar nasional," kata Bobby Nasution dikutip dari Kantor Berita RMOLSumut, Selasa (27/12).

Guna mewujudkan hal itu, menantu Presiden Joko Widodo ini minta dukungan semua pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Sumut maupun Pemerintah Pusat.

"Mohon dukungannya sehingga Pemkot Medan dapat menghilangkan stigma tersebut. Itu sebabnya kami berupaya memberikan hasil terbaik dalam mengatasi masalah kebersihan ini,” harapnya.

Sebagai upaya untuk mengatasi persoalan sampah tersebut, jelas Bobby Nasution, pengangkutan sampah yang selama ini merupakan tanggung jawab Dinas Kebersihan dan Pertamanan kini sudah dialihkan menjadi tanggung jawab kewilayahan yakni kecamatan dan kelurahan agar penanganan lebih maksimal.



Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya