Berita

Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol/Net

Dunia

Korsel Bentuk Unit Militer Khusus Drone, Siap Pantau Aktivitas Korut

SELASA, 27 DESEMBER 2022 | 15:12 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Selatan akan membentuk unit militer khusus dengan spesialisasi drone sebagai tanggapan atas intrusi perbatasan yang kerap dilakukan oleh drone-drone Korea Utara.

Pembentukan unit khusus itu diumumkan oleh Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol selama rapat kabinet pada Selasa (27/12), seperti dimuat Reuters.

Dalam pernyataannya, Yoon menyoroti aksi lima pesawat tanpa awak milik Korea Utara yang menyeberang ke Korea Selatan pada Senin (26/12).


Ia kemudian mendorong Seoul untuk mengacak jet tempur dan menyerang helikopter, dan mencoba untuk menembak jatuh mereka. Ini menjadi intrusi pertama yang dilakukan Pyongyang sejak 2017.

“Insiden itu menunjukkan kurangnya kesiapan dan pelatihan militer kita selama beberapa tahun terakhir, dan jelas menegaskan perlunya kesiapan dan pelatihan yang lebih intens,” kata Yoon

Militer melepaskan tembakan peringatan dan sekitar 100 peluru dari helikopter yang dilengkapi dengan senapan mesin, tetapi gagal menjatuhkan salah satu drone saat mereka terbang di atas beberapa kota di Korea Selatan, termasuk ibukota Seoul, selama sekitar lima jam.

Yoon kemudian menyalahkan kurangnya kesiapan oleh pendahulunya terkait dengan kebijakan terhadap Korea Utara.

“Kami telah merencanakan untuk membentuk unit drone untuk memantau dan mengintai fasilitas militer utama Korea Utara, dan sekarang akan mempercepat rencana tersebut sebanyak mungkin,” tambahnya.

Sementara itu, militer Korea Selatan telah meminta maaf atas kegagalannya menembak jatuh drone, yang katanya terlalu kecil untuk dicegat dengan mudah, berukuran sekitar 3 meter.

Militer juga mengatakan tidak dapat menyerang mereka secara agresif karena khawatir atas keselamatan warga sipil, serta berjanji untuk meningkatkan kemampuan anti-drone termasuk aset penyerang, teknologi pengacau dan radar, serta latihan pertahanan udara reguler.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Setahun BPI Danantara Berdiri Justru Tambah Masalah

Rabu, 04 Maret 2026 | 00:07

Jangan Giring Struktural Polri ke Ranah Politik Praktis

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:53

2 Kapal Tanker Pertamina dan Awaknya di Selat Hormuz Dipastikan Aman

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:35

KPK Amankan BBE dan Mobil dari OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:30

Mutasi AKBP Didik ke Yanma untuk Administrasi Pemecatan

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:09

SiCepat Ekspansi ke Segmen B2B, Retail, hingga Internasional

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:07

GoTo Naikkan BHR Ojol, Cair Mulai Besok!

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:01

Senator Dayat El: Pembangunan Indonesia Tak Boleh Tinggalkan Desa

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:46

Kenapa Harus Ayatollah Khamenei?

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:38

Naik Bus Pariwisata, 11 Orang Terjaring OTT Pekalongan Tiba di KPK

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:13

Selengkapnya