Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Air Kamp Pengungsian Suriah Tercemar, Wabah Kolera Mengancam

SELASA, 27 DESEMBER 2022 | 12:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kehidupan pengungsi Suriah di Lebanon semakin memprihatinkan. Laporan menyebut air di sekitar kamp pengungsian telah tercemar sehingga berisiko mempercepat penyebaran kolera dan penyakit lainnya.

Menteri Kesehatan Lebanon Firas Abiad mengatakan pihaknya telah melakukan pengujian di lokasi dan hasilnya menunjukkan air telah tercemar.

"Pengujian telah menunjukkan bahwa air di daerah yang menampung pengungsi Suriah telah tercemar, dan memungkinkan penyebaran kolera dan penyakit lainnya," ujarnya ketika berbicara di Kota Baalbek, seperti dimuat Xinhua.


Lebih lanjut, Abiad mendesak lebih banyak dukungan internasional untuk melindungi pengungsi Suriah di Lebanon dari kolera dan penyakit lainnya.

Abiad menyebut saat ini Lebanon memiliki 900 ribu vaksin kolera untuk mengurangi penyebaran penyakit. Bulan lalu, Kementerian Kesehatan Masyarakat Lebanon menerima 600 ribu dosis vaksin kolera dari Kelompok Koordinasi Internasional.

Pasokan itu diklaim telah mengamankan 90 persen vaksinasi untuk komunitas pengungsi yang terkena wabah kolera.

Sejak kasus kolera pertama terdeteksi pada 6 Oktober lalu, 5.616 kasus telah dilaporkan di Lebanon, termasuk 666 kasus yang dikonfirmasi laboratorium dan 23 kematian terkait.

WHO telah berupaya menggalang dana sekitar 11,2 juta dolar AS atau Rp 175 miliar untuk tanggapan kolera di Lebanon selama enam bulan.

Tetapi hingga awal bulan ini, WHO hanya berhasil mengumpulkan dan menerima 29 persen dari dana bantuan yang diajukan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya