Berita

Peti dari korban serangan mematikan yang terjadi di Balochistan, Pakistan pada Minggu 25 Desember 2022/Net

Dunia

Pasukan Pakistan Perluas Pencarian Pelaku Serangan Mematikan di Balochistan

SELASA, 27 DESEMBER 2022 | 08:46 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pasukan Pakistan memperluas pencarian pelaku penyerangan mematikan di beberapa wilayah di Balochistan, yang menewaskan sedikitnya enam tentara dan melukai 17 warga sipil di provinsi barat daya.

Seperti dimuat TRT News pada Senin (26/12), pejabat tinggi pemerintah Balochistan, Abdul Aziz Uqaili, mengatakan ada total sembilan serangan yang terjadi di provinsi itu pada Minggu (25/12).

Pada serangan di Kahan, daerah terpencil di Balochistan, sebuah bom pinggir jalan meledak di dekat kendaraan pasukan keamaan, ketika para militer sedang melakukan operasi pembersihan. Sedikitnya lima tentara, termasuk seorang kapten tewas di tempat.


Sementara serangan lainnya terjadi ketika prajurit sedang melakukan baku tembak dengan Taliban Pakistan di daerah Sambaza di distrik Zhob, yang menewaskan seorang pejabat polisi senior, dan juga seorang militan.

Selain itu di Quetta, 12 orang mengalami luka-luka ketika kelompok penyerang melemparkan granatnya di pasar yang dekat dengan daerah pemukiman.

Selanjutnya serangan terakhir terjadi di tempat lain di Balochistan seperti di Kalat, Khuzdar, dan Hub. Total korban dalam beberapa serangan tersebut berjumlah 17 korban luka-luka dan enam meninggal dunia
Beberapa serangan yang terjadi hanya dalam waktu satu hari tersebut membuat  Perdana Menteri Shahbaz Sharif merasa prihatin. Ia mengeluarkan pernyataan belasungkawa dan mengutuk semua serangan itu.

Sejauh ini tidak ada kelompok militan yang mengaku bertanggungjawab atas pengeboman ini. Namun, Taliban Pakistan atau Tehrik-e-Taliban (TTP) dilaporkan sedang meningkatkan serangannya ke seluruh wilayah Pakistan, sejak November lalu, ketika mereka mengakhiri secara sepihak gencatan senjata karena mereka menduga militer telah melanggar kesepakatan gencatan.

Selain itu, kelompok militan lainnya yang juga dicurigai sebagai dalang penyerangan ini adalah kelompok separatis di Balochistan, yang telah lama mengobarkan pemberontakan tingkat rendah untuk mencari kemerdekaan dari pemerintah pusat di Islamabad.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya