Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

China Cabut Aturan Wajib Karantina Bagi Pelancong Internasional

SELASA, 27 DESEMBER 2022 | 08:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Otoritas China memutuskan untuk mencabut aturan wajib karantina bagi para pelancong internasional, terhitung mulai 8 Januari mendatang.

Pada awal pandemi Covid-19, China mewajibkan para pelancong internaisonal untuk melakukan karantina selama tiga pekan. Namun aturan itu diringankan menjadi karantina lima hari di hotel dan tiga hari di rumah.

Dengan aturan baru, maka mulai awal tahun depan, pelancong internasional ke China hanya memerlukan tes negatif Covid-19 yang diambil maksimal 48 jam sebelum keberangkatan.


Dimuat Sky News, pemerintah China telah secara substansial membatalkan kebijakan penguncian Covid-19 yang ketat dalam beberapa pekan terakhir setelah protes publik yang tidak biasa pada akhir November.

Perubahan itu dilakukan sebagai bagian dari penurunan risiko yang lebih luas yang ditimbulkan oleh virus karena ekonomi melemah dan masyarakat China mulai bosan dengan penguncian yang ketat.

Sebagai akibat dari pencabutan kebijakan Zero Covid, para pejabat memperkirakan 250 juta orang kemungkinan besar telah tertular virus dalam 20 hari pertama bulan Desember.

Pekan lalu kota terbesar di China, Shanghai, memiliki 5,43 juta kasus positif di antara 25 juta penduduknya.

Diperkirakan jutaan orang bisa mati karena relatif rendahnya jumlah orang yang divaksinasi penuh di China.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya