Berita

Aksi demontrasi di depan kantor KPU Bangkalan/RMOLJatim

Nusantara

Aktivis Tuding KPU Bangkalan Luluskan PPK Titipan Politisi

SELASA, 27 DESEMBER 2022 | 05:53 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Massa dari Gerakan Pengamat Kebijakan Publik dan Demokrasi (Grapeksi) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan, Senin (26/12).

Mereka memprotes proses rekrutmen anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang tidak transparan.

“Kami menduga ada calon anggota PPK yang bayar atau titipan oleh oknum politisi berduit,” kata korlap aksi Holilurrohman saat orasi dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim.


“Kami tegaskan untuk semua anggota KPU, baik itu ketua atau jajarannya haruslah profesional dalam merekrut calon anggota PPK,” sambungnya.

Holilurrohman menegaskan, berdasarkan hasil temuannya, banyak calon anggota PPK tidak mengikuti tes, namun bisa diluluskan ke tahap berikutnya.

“KPU Bangkalan menerima pendaftaran calon anggota PPK dengan tahapan seleksi tertulis dengan sistem CAT, dan tes wawancara yang terkesan tidak serius. Banyak kejanggalan yang tidak masuk dalam tes itu namun diluluskan,” protesnya.

Karena itu, Holilurrohman mendesak Ketua KPU Bangkalan Zainal Arifin agar mundur dari jabatannya. Sebab, dinilai tidak becus dalam berdemokrasi dan diduga telah melakukan pelanggaran secara sistematis.

Sementara itu, Ketua KPU Zainal Arifin membantah ada praktik titipan calon anggota PPK. Zainal beralasan proses pendaftaran anggota PPK langsung oleh KPU RI.

“Kami tegaskan tidak ada calon anggota PPK titipan, apalagi kongkalikong calon anggota PPK, tidak bisa. Karena prosesnya sudah transparan sesuai juknis. Misalnya proses pendaftaran hingga keputusan kelulusan semua sudah diatur oleh KPU RI,” ujar Zainal.

Namun demikian, Zainal tetap mengapresiasi adanya kritik dari masyarakat. Menurutnya, kritik sangat penting sebagai bahan evaluasi kinerja KPU Bangkalan kedepan agar lebih baik.

“Kami mengapresiasi massa yang telah datang kesini. Ini semua bentuk bagian negara demokrasi untuk menyampaikan kritikan dan masukan. Nanti apa yang disampaikan tentu akan kami evaluasi kerja kami ke depan agar lebih baik,” ujarnya.

Sebelum diizinkan masuk beraudiensi dengan Ketua KPU Bangkalan, aksi demonstrasi tersebut sempat diwarnai pembakaran ban bekas.


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya