Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Tambang Emas Xinjiang China Runtuh, 18 Penambang Masih Terjebak

MINGGU, 25 DESEMBER 2022 | 17:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebuah tambang emas di Xinjiang China runtuh. Sedikitnya 18 orang penambang saat ini masih terjebak di dalamnya, sementara 22 lainnya telah berhasil di selamatkan dalam operasi penyelamatan yang masih berlangsung.

Menurut laporan dari The Hindustan Times pada Minggu (25/12), ketika insiden tersebut terjadi total pekerja yang sedang menambang adalah 40 orang.

"Operasi penyelamatan kini sedang dilakukan untuk mengambil sisa penambang," kata kantor berita Xinhua.


Menurut laporan Reuters, tambang di China memang termasuk dalam salah satu area tambang yang paling mematikan di seluruh dunia.

Pada bulan Juli lalu, 10 orang meninggal dunia dan tujuh lainnya luka-luka imbas dari runtuhnya tambang batu bara di barat laut China, Provinsi Gensu. Beberapa karyawan dan beberapa kendaraan telah terkubur dalam insiden tersebut.

Sementara pada Maret lalu yang juga terjadi tahun ini hal serupa juga pernah terjadi di Provinsi Guizhou, barat daya China, yang menewaskan 14 pekerja dalam operasi penyelamatan selama 10 hari tersebut.

Industri pertambangan China telah diatur oleh hukum lokal dan internasional, namun peraturan tersebut diduga sering kali diabaikan dan dilanggar oleh China, yang berimbas pada melayangnya banyak nyawa para pekerja tambang.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya