Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ada Joe Biden Hingga Erdogan, Para Pemimpin Dunia Serentak Ucapkan Selamat Natal

MINGGU, 25 DESEMBER 2022 | 15:36 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pada kesempatan Natal tahun ini banyak tantangan dan ancaman yang sedang dihadapi oleh dunia, masing-masing dari pemimpin dunia pun berlomba-lomba memberikan doa dan harapan baru bagi para umat Kristiani yang merayakan.

Tak terkecuali Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, Presiden Ukraina Volodomyr Zelensky, hingga Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Mereka menyampaikan ucapan yang berbeda-beda pada perayaan Natal tahun ini.

"Jill dan saya berharap semua orang dapat menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman selama musim liburan. Kami juga memberikan tempat khusus di hati kami bagi siapa pun yang merindukan orang yang dicintai selama ini. Dari keluarga kami hingga keluarga Anda, semoga Malam Natal Anda damai," tulis Biden dalam cuitannya di Twitter.


Sementara Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak menyoroti hal lain dalam ucapan Natalnya. Ia mengatakan bahwa sebagian orang di luar sana tidak memiliki kesempatan yang sama untuk bisa merayakan Natal di lingkungan yang hangat dan aman, seperti Ukraina, yang saat ini melewati hari Natal di tengah-tengah invasi yang masih dilakukan oleh Rusia.

Untuk itu dalam ucapannya, secara khusus Rishi Sunak mendedikasikan Natal tahun ini untuk masyarakat Ukraina.

"Natal ini, kami bersamamu Ukraina," tulis Sunak dalam cuitannya di Twitter pada Sabtu (24/12).

Menanggapi hal tersebut, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyturut menyampaikan rasa terima kasihnya serta pesan Natalnya kepada Rishi Sunak, dan seluruh masyarakat dunia yang merayakan.

"Saya berterima kasih kepada @RishiSunak dan seluruh rakyat Inggris! Kami merasakan dukungan Anda. Kami merasakan cahaya dan kehangatan hatimu. Terang selalu menguasai kegelapan. Jadi bersama-sama, kita akan mengalahkan kejahatan dan memulihkan perdamaian di Ukraina, Eropa, dan dunia. Selamat Natal, teman-teman!" ucap Zelensky dalam akun Twitternya.

Sementara itu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam Natal tahun ini berharap agar perdamaian atas semua perbedaan bisa terus dirasakan oleh negaranya di masa depan.

"Perdamaian dan keamanan, persatuan dan solidaritas bangsa kita, adalah kekuatan kita yang paling penting yang memungkinkan kita untuk hidup bersama secara damai di masa depan," ujar Erdogan yang dimuat TRT News.

Dia menyatakan bahwa perayaan Natal kali ini akan menjadi hal yang penting dalam mengembangkan iklim solidaritas.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya