Berita

Bentrokan antara pengunjuk rasa Kurdi dan aparat keamanan Prancis di Paris pada Sabtu, 24 Desember 2022/Net

Dunia

Berawal Damai, Pengunjuk Rasa Kurdi Bentrok dengan Aparat Keamanan Prancis

MINGGU, 25 DESEMBER 2022 | 07:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Bentrokan antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan di Paris, Prancis tidak terhindarkan, setelah seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke pusat budaya Kurdi.

Ratusan orang berunjuk rasa di Paris tengah untuk menuntut jawaban atas penembakan mematikan oleh seorang pria bersenjata yang menggambarkan dirinya sebagai rasis dan membunuh tiga orang Kurdi pada Jumat (23/12).

Aksi unjuk rasa pada Sabtu (24/12) itu berujung bentrok, seperti dilaporkan Middle East Eye.


Cuplikan dari demonstrasi menunjukkan pengunjuk rasa melemparkan proyektil ke arah polisi yang ditanggapi dengan menembakkan tabung gas air mata.

Beberapa mobil terbalik dan setidaknya satu dibakar dengan pengunjuk rasa mendirikan barikade di jalan-jalan.

"Kami sama sekali tidak dilindungi. Dalam 10 tahun, enam aktivis Kurdi tewas di jantung kota Paris pada siang bolong," kata jurubicara dewan demokrasi Kurdi di Prancis, Berivan Firat.

Awalnya, para pengunjuk rasa memulai dengan damai, meneriakkan nama Abdullah Ocalan, di antara slogan-slogan lainnya, dan memegang bendera yang terkait dengan kelompok Partai Pekerja Kurdistan (PKK).

Ocalan merupakan Ketua PKK berusia 74 tahun yang menjalani hukuman seumur hidup di Pulau Imrali lepas pantai Istanbul sejak penangkapannya pada tahun 1999.

Turki, UE, dan AS menetapkan PKK sebagai kelompok teror karena serangannya terhadap sasaran sipil sejak 1990-an.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya