Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Bantu Hangatkan Warga Kyiv di Musim Dingin, UEA Kirim 2.500 Generator Listrik ke Ukraina

MINGGU, 25 DESEMBER 2022 | 06:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menindaklanjuti bantuan kemanusiaan yang dijanjikan, Uni Emirat Arab (UEA) akan segera mengirimkan 2.500 generator listrik ke Ukraina guna membantu warga melewati musim dingin ekstrem di tengah perang.

Menurut kantor berita Emirates, 1.200 dari 2.500 unit akan diangkut ke Warsawa pada Sabtu (24/12), sebelum dikirim ke Ukraina. Sementara unit yang tersisa akan tetap dikirim sebelum Januari.

Menteri Negara untuk Kerjasama Internasional, Reem bint al-Hashemy mengatakan bantuan itu dikirimkan untuk mengurangi krisis kemanusiaan di negara yang dilanda perang selama 10 bulan terakhir.


"Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan negara tersebut untuk mengurangi dampak kemanusiaan dari krisis Ukraina," ujarnya seperti dimuat Al Arabiya.

Menurut media lokal, generator yang dikirimkan nemiliki output daya 3,5 dan 8 kilowatt.

Generator mampu memberi daya pada rumah tangga konservatif selama sekitar lima hingga delapan jam berturut-turut, tergantung pada konsumsi listrik masing-masing alat.  

Bantuan generator merupakan bagian dari paket bantuan kemanusiaan yang dijanjikan UEA kepada Ukraina senilai 100 juta dolar AS atau setara dengan Rp 1,5 triliun.

Sejauh ini, negara Teluk itu telah menerbangkan delapan pesawat yang membawa 360 ton pasokan makanan, bantuan medis, dan ambulans untuk pengungsi Ukraina di Polandia, Moldova, dan Bulgaria.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya