Berita

Dunia

India Kembali Wajibkan Tes Covid-19 Acak untuk Penumpang Internasional

SABTU, 24 DESEMBER 2022 | 17:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menyusul ledakan kasus Covid-19 di China, India kembali memberlakukan pengujian atau tes secara acak terhadap penumpang internasional yang datang mulai Sabtu (24/12).

Menurut otoritas kesehatan India, aturan telah diperbarui oleh pemerintah mengikuti risiko penularan yang tinggi menjelang libur Natal dan tahun baru.

Dalam aturan baru, disebutkan bahwa dua persen dari total penumpang dalam penerbangan akan dipilih untuk menjalani tes Covid-19 di bandara.


Pemilihan secara acak tersebut, akan dilakukan di maskapai, dan penumpang yang menunjukkan gejala Covid-19 selama perjalanan dapat diminta untuk memakai masker wajah, dan diisolasi dari penumpang lain dalam penerbangan.

Sementara anak-anak di bawah 12 tahun akan dibebaskan dari tes acak. Tetapi jika di antara mereka menunjukkan gejala terinveksi, maka dapat diminta menjalani tes dan isolasi.

Pemeriksaan suhu tubuh juga akan kembali diberlakukan untuk semua penumpang internasional yang akan memasuki India.

Pekan lalu, pemerintah India meminta semua negara bagian untuk meningkatkan pengawasan terhadap varian baru virus corona.

India telah melaporkan kasus Covid-19 terbanyak di dunia setelah Amerika Serikat, tetapi penghitungan infeksi yang dikonfirmasi telah turun tajam dalam beberapa bulan terakhir.

Tetapi perkembangan Covid-19 di dunia, terutama China, cukup mengkhawatirkan.

Dengan hampir 37 juta orang di China mungkin telah terinfeksi Covid-19 dalam satu pekan, menurut perkiraan dari otoritas setempat.

Data WHO juga menunjukkan bahwa infeksi telah meningkat di Jepang, Korea, Amerika Serikat, Prancis, dan Brasil dalam beberapa hari terakhir.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya