Berita

Seorang anggota personel keamanan menyelidiki lokasi serangan bunuh diri di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada 23 Desember 2022/Net

Dunia

Serangan Bom Bunuh Diri di Islamabad, Dua Tewas Termasuk Polisi dan Delapan Luka-luka

SABTU, 24 DESEMBER 2022 | 06:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Islamad diguncang bom bunuh diri pada Jumat pagi (23/12) waktu setempat. Setidaknya dua orang termasuk seorang polisi tewas dan delapan lainnya cedera saat bom itu meledak di dekat pemukiman.

Aparat mengatakan, mereka yang terluka adalah empat warga sipil dan empat polisi, menurut laporan Xinhua.

Insiden  terjadi di sektor I/10-4, di perbatasan Islamabad dan kota tetangga Rawalpindi, yang juga berdekatan dengan pasar grosir sayur dan buah.


Wakil Kepala Polisi Sohail Zafar Chatta mengatakan  polisi telah menerima informasi adanya serangan. Ia bersama jajarannya segera meningkatkan keamanan di daerah itu.

Terpantau di pos pemeriksaan seorang pria dan seorang wanita yang berada di dalam mobil  menunjukkan tanda mencurigakan. Saat polisi mendekat untuk memeriksa, pria itu meledakkan bahan peledak, membunuh dirinya sendiri serta petugas polisi dan penumpang wanita tersebut.

Sebelumnya, wanita itu sempat berdebat dengan polisi yang akan memeriksanya.

"Ketika polisi itu menuju ke mobil untuk memeriksanya, pria yang menemani wanita itu meledakkan rompi peledaknya," kata saksi mata, menambahkan bahwa api berkobar di dalam kendaraan setelah ledakan, menewaskan dan melukai polisi dan orang-orang di sekitar.

Ledakan terjadi sekitar 15 kilometer dari kota garnisun Rawalpindi, tempat badan intelijen militer dan pemerintah berada.

Menteri Dalam Negeri Rana Sanaullah Khan memperingatkan para teroris saat ini  sedang mencari target lain yang bernilai tinggi di Islamabad.

Taliban Pakistan, yang dikenal sebagai Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP), telah meningkatkan serangan setelah mengakhiri gencatan senjata selama sebulan dengan pemerintah bulan lalu.

Juru bicara TTP, Muhammad Khalid Khurasani, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan itu sebagai balas dendam atas pembunuhan seorang pemimpin senior.

Abdul Wali, alias Omar Khalid Khorasani, dianggap sebagai salah satu pemimpin TTP yang paling berpengaruh dan kejam, tewas dalam pengeboman pinggir jalan pada bulan Agustus di Provinsi Paktika Afghanistan.  TTP menyalahkan intelijen Pakistan atas pembunuhan tersebut.

Bom bunuh diri Jumat terjadi beberapa hari setelah pasukan khusus Pakistan membunuh 25 tersangka militan terkait TTP dalam serangan di sebuah pusat penahanan di Bannu, sebuah distrik di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa.

Tersangka militan yang ditahan di sana telah mengalahkan penjaga mereka dan menyandera mereka.

Tiga tentara dan sedikitnya tiga sandera juga tewas dalam penggerebekan pasukan khusus tersebut.

Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif mengutuk serangan itu dan memberikan penghormatan kepada polisi karena menunjukkan keberanian melawan para teroris.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Cara Cek Status Eligible Magang Kemnaker 2026, Alasan Tidak Lolos Verifikasi

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:22

Prabowo Segera Luncurkan Motor Listrik Buatan Anak Bangsa

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:19

Panglima: TNI AD Sumbang 55 Persen Produksi Beras Nasional 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:53

Profil Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:26

Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:19

Halaqah Pra Muktamar NU Diawali Khataman Al-Qur'an dan Doa Bersama

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:17

Prabowo Putuskan Bangun Minimal 30 Pabrik Bioetanol di Indonesia

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:16

Jadwal Final dan Perebutan Posisi 3 Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, Prancis Tantang Inggris

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:07

Pertamina Patra Niaga Bantah Isu Transporter Enggan Salurkan BBM di Sumut

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:41

Pramono Buka Jalan Alumni PKM Berdakwah di Masjid Milik Pemprov DKI

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:41

Selengkapnya