Berita

Wakil Ketua Badan Advokasi Hukum DPP Partai Nasdem, Hermawi Taslim/Net

Politik

Nasdem Bakal Siapkan Bantuan Hukum Korban Penipuan Bazar UMKM di JCC

SABTU, 24 DESEMBER 2022 | 01:57 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Partai Nasdem menyesali adanya upaya pihak tertentu yang mencoba menipu para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan dalih bazar UMKM dalam rangka konsolidasi Nasdem di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta Pusat.

Sebagai bentuk kehadirannya di tengah denyut nadi UMKM nasional, Nasdem akan melakukan advokasi bantuan hukum apabila ada masyarakat yang menjadi korban dari penipuan tersebut. Masyarakat yang menjadi korban pun diminta untuk melapor.

Wakil Ketua Badan Advokasi Hukum (BAHU) DPP Partai Nasdem, Hermawi Taslim menegaskan bahwa Nasdem tidak ada rencana menggelar kegiatan apapun di JCC pada tanggal 26-28 Desember mendatang.


"Itu bohong, itu penipuan. Nasdem sama sekali tidak ada rencana konsolidasi partai mau pun bazar. Itu penipuan," kata Taslim dalam keterangannya, Jumat (23/12).

Lebih jauh Wasekjen Bidang Kebijakan Publik dan Isu Strategis DPP Nasdem itu mengatakan Nasdem memandang persoalan tersebut secara serius karena menyangkut hajat hidup masyarakat luas.

"Kita belum ada laporan jadi kita belum tau siapa yang ditipu," kata dia.

Politisi yang dikenal dekat dengan almarhum Gus Dur itu pun mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dengan kabar yang belum diketahui sumber dan kebenarannya.

"Kalau ada yang tertipu lapor ke kita supaya kita bisa teruskan kasusnya ke Polisi," tegas Pria kelahiran Padang, 6 Oktober 1961 itu.

Sebelumnya ramai beredar pesan berantai di sejumlah grup WhatsApp para pelaku UMKM yang berisi kabar tidak benar seputar akan adanya acara Bazar Nasdem di JCC pada 26-28 Desember mendatang.

Dalam pesan berantai itu juga berisi tawaran penyewaan stand bazar dengan tarif Rp.2 juta per stand dengan iming-iming akan dihadiri puluhan ribu orang.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya