Berita

Dunia

Dorong Pembangunan di Wilayah J&K, Pemerintah Gencarkan Program MTMP dan B2V4

KAMIS, 22 DESEMBER 2022 | 12:10 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dua program pemerintah wilayah persatuan Jammu dan Kashmir (J&K), digadang-gadang  berhasil mendorong pembangunan pesat bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Program "My Town My Pride" (MTMP) dan "Back to Village-4" (B2V4), diklaim terbukti menjadi katalis pembangunan J&K dan berorientasi pada penerima yang berbeda.

Menurut data yang dikeluarkan pemerintah J&K, program B2V4 telah membuka peluang wirausaha bagi 21.329 orang dan 277 koperasi juga terdaftar di berbagai bidang seperti unggas, perumahan, transportasi, kesehatan.


Di sektor pertanian, B2V4 telah menerbitkan 14.567 Kartu Kesehatan Tanah serta 5.914 Kartu Kredit Kissan juga diterbitkan.

Di bidang kesehatan, telah diterbitkan 95.959 Kartu Emas PMJAY-SEHAT, sehingga memberikan perlindungan jaminan kesehatan kepada 49.526 keluarga.

Para migran bahkan disebut juga memperoleh banyak manfaat dari program B2V4 dengan 4.063 kartu e-Shram yang diterbitkan.

Digitalisasi dalam  B2V4  juga nampak sekali dengan pengenalan portal Apki Zamin Apki Nigran yang memungkinkan 846 ribu warga mengakses catatan pendapatan mereka dari rumah.

Penerima 5.159 Kartu Disabilitas (UDID) juga telah didigitalkan dan lebih dari 115 ribu e-challan dikeluarkan oleh Departemen Pertambangan dengan kode QR unik yang terintegrasi dengan sistem pembayaran online untuk penjualan dan pembelian mineral melalui antarmuka nol-manual.

Selain itu, program MTMP 2.0 yang baru selesai digelar pada 28 November hingga 6 Desember lalu, diklaim berhasil diikuti oleh 716 ribu orang.

Menurut pemerintah, program penjangkauan publik 'My Town My Pride' memberikan fokus khusus pada generasi wirausaha dan pengembangan keterampilan untuk memberdayakan kaum muda.

Selama MTMP 2.0, sesuai data resmi, sekitar 2.740 izin pedagang kaki lima, 1.144 Kartu Kredit Kisan, 6.251 Kartu Kesehatan Tanah, 38.973 kartu Emas, 40.482 e-challan, 3.402 Kartu e-Shram, 53.923 buku tabungan, 4.680 Kartu Disabilitas telah diterbitkan oleh Departemen terkait.

Sebagai bagian dari program ini, lebih dari 170 pejabat senior pemerintah menjangkau Badan Lokal Perkotaan di J&K, di mana mereka berinteraksi dan memperoleh umpan balik dari akar rumput, untuk menyesuaikan upaya pemerintah dalam meningkatkan penyampaian layanan khusus di wilayah tersebut.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya