Berita

Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Presiden Vietnam Nguyen Xuan Phuc di Istana Bogor, Jawa Barat pada Kamis, 22 Desember 2022/Repro

Dunia

Bertemu Presiden Nguyen Xuan Phuc, Jokowi Tetapkan Target Baru Perdagangan Indonesia-Vietnam

KAMIS, 22 DESEMBER 2022 | 11:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kenegaraan dari Presiden Vietnam Nguyen Xuan Phuc di Istana Bogor, Jawa Barat pada Kamis (23/12).

"Vietnam merupakan mitra strategis Indonesia sejak tahun 2013. Dan pada pertemuan tadi, kita telah membahas berbagai upaya peningkatan kemitraan strategis, baik secara bilateral maupun kawasan," ujar Jokowi dalam konferensi pers bersama usai pertemuan, seperti disiarkan kanal YouTube Sekretariat Kabinet.

Dalam hal kerjasama bilateral, Jokowi mengatakan ia dan Nguyen Xuan Phuc membahas keberhasilan kedua negara yang telah mencapai target perdagangan bilateral sebesar 10 miliar dolar AS pada tahun 2021, yang seharusnya diraih pada tahun 2023.


Tercatat, angka perdagangan bilateral Indonesia dan Vietnam pada tahun 2021 mencapai 11,06 miliar dolar AS. Sementara dalam lima tahun terakhir, perdagangan kedua negara juga meningkat sebesar 9,77 persen.

"Untuk itu kita sepakat menetapkan target baru perdagangan bilateral sebesar 15 miliar dolar AS pada tahun 2028," tambah Jokowi.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga menyoroti dan meminta perhatian pada pemerintah Vietnam terkait hambatan perdagangan yang dialami produk Indonesia.

"Indonesia meminta perhatian terhadap masih terhambatnya produk pertanian dan buah-buahan ke Indonesia untuk masuk ke pasar Vietnam," demikian Jokowi.

Kunjungan Presiden Vietnam ke Indonesia sendiri berlangsung selama tiga hari hingga Jumat (23/12).

Sebelum melakukan pertemuan bilateral, Nguyen Xuan Phuc dan Jokowi menanam pohon bersama dan berbincang santai di veranda Istana Bogor.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Setahun BPI Danantara Berdiri Justru Tambah Masalah

Rabu, 04 Maret 2026 | 00:07

Jangan Giring Struktural Polri ke Ranah Politik Praktis

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:53

2 Kapal Tanker Pertamina dan Awaknya di Selat Hormuz Dipastikan Aman

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:35

KPK Amankan BBE dan Mobil dari OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:30

Mutasi AKBP Didik ke Yanma untuk Administrasi Pemecatan

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:09

SiCepat Ekspansi ke Segmen B2B, Retail, hingga Internasional

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:07

GoTo Naikkan BHR Ojol, Cair Mulai Besok!

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:01

Senator Dayat El: Pembangunan Indonesia Tak Boleh Tinggalkan Desa

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:46

Kenapa Harus Ayatollah Khamenei?

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:38

Naik Bus Pariwisata, 11 Orang Terjaring OTT Pekalongan Tiba di KPK

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:13

Selengkapnya