Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Putin Akui Rakyat Ukraina adalah Bangsa yang Bersaudara dengan Rusia

KAMIS, 22 DESEMBER 2022 | 06:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Selama bertahun-tahun Rusia berusaha membangun hubungan baik dengan Ukraina di bawah kondisi geopolitik.

Presiden Vladimir Putin dalam pidatonya pada sesi dewan di Kementerian Pertahanan, Rabu (21/12), mengatakan Moskow telah berupaya melakukan segalanya sebagai tetangga yang baik, sayangnya itu semua tidak mendatangkan hasil.

"Kami melakukan segalanya untuk membangun tidak hanya bertetangga baik, tetapi juga hubungan persaudaraan di bawah kondisi baru. Kami telah memberikan pinjaman dan memasok sumber daya energi, hampir gratis. Selama bertahun-tahun! Tapi tidak, tidak ada yang berhasil," ungkap Putin, seperti dikutip dari TASS.


Putin mengakui, sampai saat ini Moskow tetap memandang Kyiv sebagai tetangga dekat dan bahwa rakyat Ukraina adalah saudara.

"Saya masih berpikir begitu," tegas Putin.

Ketika Ukraina melepaskan diri dari Uni Soviet, deklarasi kemerdekaannya menyatakan bahwa negara itu akan menjadi negara yang netral. Itu juga yang ada dalam pikiran para pemimpin Rusia di masa itu. Sehingga tidak pernah ada kecurigaan apa pun dan tidak melihat adanya ancaman.

"Negara netral, orang-orang yang bersaudara, satu budaya, nilai-nilai spiritual dan moral yang sama, dan sejarah yang sama. Mereka tidak terlihat seperti ancaman. Ternyata tidak, musuh bekerja dengan sangat gigih," keluh Putin.

Bentrokan dengan Ukraina pada akhirnya tidak bisa dihindari. Sejak 2014 Rusia dengan Ukraina terlibat ketegangan yang mematikan terutama di wilayah Donbas. Bentrokan dengan pasukan Ukraina pun tidak dapat dihindari.

Putin mengatakan terpaksa melakukan operasi militer, meskipun ia menyadari bahwa operasi militer  selalu berjalan seiring dengan tragedi dan kerugian.

"Menjadi jelas bahwa bentrokan dengan pasukan itu, termasuk di Ukraina, tidak dapat dihindari. Pertanyaannya hanya kapan itu akan terjadi," kata Putin.

"Kami sangat memahami itu, kami menyadari itu, tetapi karena itu tidak dapat dihindari, lebih baik hari ini daripada besok," tambahnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya