Berita

Joint Task Force (JTF) kedua membahas konektivitas Provinsi Aceh dan Kepulauan Andaman dan Nikobar di Port Blair, India pada 19 Desember 2022/Net

Dunia

Indonesia-India Kembangkan Konektivitas Provinsi Aceh-Kepulauan ANI

RABU, 21 DESEMBER 2022 | 23:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Indonesia dan India terus menindaklanjuti upaya pengembangan konektivitas dua negara, khususnya antara Provinsi Aceh dan Kepulauan Andaman dan Nikobar (ANI).

Pada awal pekan ini, Senin (19/12), Joint Task Force (JTF) untuk membahas konektivitas Aceh dan ANI dibahas di Port Blair, India. Ini adalah kedua kalinya pertemuan digelar sejak JTF pertama pada 2019.

Konektivitas antara Aceh dan Kepulauan ANI dinilai sebagai "elemen kunci" dalam Visi Bersama Kerja Sama Maritim di Indo-Pasifik, yang disepakati oleh Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Narendra Modi pada Mei 2018.


Selama pertemuan, delegasi Indonesia dan India membahas kemajuan dan tantangan yang dihadapi. Pembahasan juga berfokus pada upaya mempromosikan perdagangan, pariwisata, infrastruktur, hingga people-to-people contact.

JTF sepakat untuk meningkatkan peluang interaksi antara kamar dagang dan calon investor di kedua belah pihak untuk meningkatkan perdagangan dan investasi.

Kedua negara sepakat untuk mendorong wisata laut, kunjungan kapal pesiar, dan interaksi antara operator tur.

Indonesia dan India juga membahas cara untuk meningkatkan kerja sama akademik dan hubungan budaya antara Kepulauan ANI dan Aceh.

“Dengan memperhatikan kekayaan sumber daya laut di kawasan tersebut, mereka juga sepakat untuk bekerja sama dalam peningkatan kapasitas operator perikanan dan saling belajar dari pengalaman masing-masing,” kata Kementerian Luar Negeri India, seperti dikutip ANI News.

Delegasi Indonesia dipimpin oleh Direktur Asia Selatan dan Tengah Kementerian Luar Negeri Yohannes Jatmiko Heru Prasetyo. Sementara pihak India dipimpin oleh Vishvas Sapkal dari Kementerian Luar Negeri India.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Setahun BPI Danantara Berdiri Justru Tambah Masalah

Rabu, 04 Maret 2026 | 00:07

Jangan Giring Struktural Polri ke Ranah Politik Praktis

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:53

2 Kapal Tanker Pertamina dan Awaknya di Selat Hormuz Dipastikan Aman

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:35

KPK Amankan BBE dan Mobil dari OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:30

Mutasi AKBP Didik ke Yanma untuk Administrasi Pemecatan

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:09

SiCepat Ekspansi ke Segmen B2B, Retail, hingga Internasional

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:07

GoTo Naikkan BHR Ojol, Cair Mulai Besok!

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:01

Senator Dayat El: Pembangunan Indonesia Tak Boleh Tinggalkan Desa

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:46

Kenapa Harus Ayatollah Khamenei?

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:38

Naik Bus Pariwisata, 11 Orang Terjaring OTT Pekalongan Tiba di KPK

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:13

Selengkapnya