Berita

Waketum PPP Arsul Sani/Net

Politik

Maknai Ucapan Luhut, Arsul: Jangan OTT Kasus Korupsi yang Kecil

RABU, 21 DESEMBER 2022 | 18:11 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan jelek bagi negara. Hal itu menuai kritik dari sejumlah kalangan masyarakat.

Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani berpandangan, wajar jika masyarakat mengkritisi apa yang disampaikan Menko Luhut tersebut. Akan tetapi, Arsul meminta masyarakat untuk memahami apa yang tersirat dari pernyataan Menko Luhut itu.

“Perlu juga kita memahaminya dari yang tersirat, bukan yang tersurat dalam ucapan LBP tersebut,” kata Arsul kepada wartawan, Rabu (21/12).


Waketum PPP ini mengatakan jika masyarakat memahami apa yang tersirat dari ucapan tersebut, ia berkeyakinan LBP bukan tidak setuju korupsi diberantas melainkan penindakan kasus korupsi seyogyanya lebih mengutamakan dari hasil penyelidikan atau case building.

“Kemudian ini menyentuh kasus-kasus besar dimana terdapat kerugian keuangan negara atau perekonomian negara yang secara langsung jumlahnya besar,” katanya,

Menurutnya, OTT yang dilakukan KPK selama ini didominasi oleh kasus suap yang tidak besar jumlah korupsinya.

"Jadi buat saya, Pak LBP sedang ingin mengatakan, jangan dihabiskan SDM penegak hukum yang ada untuk kasus-kasus OTT yang nilainya tidak wah, sementara banyak kasus-kasus korupsi yang kerugian negaranya besar namun tidak tertuntaskan dengan baik,” tutupnya.


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya