Berita

Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono/Net

Hukum

Pengacara Tony Sutrisno Minta Wakapolri Jujur Soal Potong Demosi Kombes Rizal

RABU, 21 DESEMBER 2022 | 15:36 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Munculnya surat yang berasal dari Divisi Propam Polri terkait pengembalian uang hasil pemerasan kepada Tony Sutrisno, makin menguatkan bukti adanya kasus pemerasan yang dilakukan oleh oknum polisi di Bareskrim terhadap korban.

Kuasa hukum Tony Sutrisno, Heroe Waskito mengatakan bahwa berdasarkan surat tersebut, jelas bahwa Kombes Rizal Irawan terbukti melakukan pemerasan dan telah diputuskan demosi pada 23 Februari 2022.

Di sini Heroe menyayangkan mengapa hukuman demosi pada pelaku (Rizal Irawan) diberi keringanan oleh Wakapolri Komjen Gatot Edy Pramono.


"Fakta putusan sidang etik Polri sudah ada, yang bersangkutan jelas bersalah, jelas melakukan pemerasan, dan jelas menyerahkan uangnya pada korban (Tony) lalu kenapa hukuman Rizal diringankan oleh bapak Wakapolri? Saya minta Pak Wakapolri buka suara secara jujur dalam kasus ini," ujar Heroe dalam keterangan tertulis, Rabu (21/12).

Heroe menuturkan bahwa Rizal Irawan adalah salah satu pelaku pemerasan tersebut dan mendapat hukuman demosi 5 tahun. Namun, saat mengajukan banding, Rizal mendapat keringanan oleh Wakapolri Gatot Eddy Pramono sehingga hukumannya dipotong menjadi 1 tahun.

"Ini kan aneh masa pelaku pemerasan, seorang polisi yang harusnya menegakkan keadilan dan mengayomi, justru seolah dilindungi dan dipotong hukuman demosinya dari 5 tahun menjadi 1 tahun," kata Heroe.

"Sikap Wakapolri jika benar seperti ini, sungguh sangat disayangkan karena bertentangan dengan semangat Pak Kapolri untuk memberantas pungli di kepolisian," sambungnya.

Sebelumnya, Tony Sutrisno awalnya melapor ke Bareskrim terkait adanya penipuan yang dilakukan oleh perusahaan jam tangan Richard Mille Jakarta terhadap dirinya.

Tony yang sudah merugi hingga Rp77 miliar, harus merogoh kocek hingga Rp3,7 miliar karena diperas oleh para oknum polisi. Tony yang merasa diperas dan kasusnya menemui jalan buntu, akhirnya melapor ke Divisi Propam Polri mengenai perilaku para polisi tersebut.

Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono belum menjawab permintaan konfirmasi terkait hal tersebut. Kepala Bagian Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Nurul Azizah, mengaku pihaknya belum memiliki informasi terkait keringanan demosi Kombes Rizal Irawan.

"Kami tidak terinformasi," kata dia saat dikonfirmasi, Rabu (21/12).

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Transaksi Jakarta Melonjak Triliunan Selama Ramadan

Minggu, 22 Maret 2026 | 08:18

Pengiriman Pasukan ke Gaza Harus Lewat Mekanisme PBB

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:51

Lapangan Banteng Disiapkan Jadi Lokasi Halalbihalal Warga Jakarta

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:09

Ekspor Ikan RI dari Januari Hingga Lebaran 2026 Capai Rp16,7 Triliun

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:51

Mengulas Kisah Leluhur Nabi Muhammad

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:27

Gema Takbir Idulfitri Ubah Nuansa Angker Lawang Sewu

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:59

TNI dan Gapoktan Songsong Asta Cita Lewat Panen Raya di Merauke

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:45

Kerajaan Nusantara dan Cadangan Devisa Emas

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:17

Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi Nasional 2026

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:58

Darurat Keselamatan Maritim

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:28

Selengkapnya