Berita

Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Kwon Hee-Seog dalam acara seminar "Korea-ASEAN Solidarity Initiative (KASI): Epicentrum of Stability and Prosperity in the Indo-Pacific", Selasa 20 Desember 2022/Net

Dunia

Dubes Kwon Hee-Seog Berharap Korsel dan ASEAN Mampu Hadapi Krisis Perubahan Iklim

RABU, 21 DESEMBER 2022 | 13:02 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perubahan iklim menjadi salah satu fokus utama dalam pembangunan inisiatif kebijakan solidaritas ASEAN dan Korea Selatan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Kwon Hee-Seog dalam acara seminar "Korea-ASEAN Solidarity Initiative (KASI): Epicentrum of Stability and Prosperity in the Indo-Pacific",  di Universitas Pertamina pada Selasa (20/12).

Kwon berharap KASI bisa menjadi jalan bagi Korea Selatan dan ASEAN untuk dapat bekerja sama menghadapi berbagai krisis, salah satunya perubahan lingkungan.


"Saya berharap jika Korea dan ASEAN dapat bekerja sama dalam menghadapi tantangan global dalam melawan berbagai krisis dan perubahan lingkungan," ujarnya.

Bersamaan dengan itu, Kwon menyatakan pemerintah Korsel telah berencana untuk meningkatkan dana bantuan ASEAN dan negara miskin lainnya pada 2027 mendatang.

"Tahun ini kami mengirimkan dana bantuan 16 juta dolar setara dengan Rp 249,8 militar. Nanti tahun 2027 itu akan dua kali lipat jadi 32 dolar atau Rp 499 dolar," jelas Kwon.

ASEAN adalah partner paling penting dalam mengiplemantasikan strategi Indo Pasifik Korsel, menurutnya.

Kwon berharap, melalui KASI, Korsel dapat berkontribusi dalam perdamaian dan keamanan regional Indo Pasifik, melalui dialog yang lebih aktif dengan ASEAN, terutama dalam keamanan dan kerjasama maritim.

Selain itu, Kwon  menilai kesejahteraan dan pembangunan bersama juga menjadi tujuan utama KASI lainnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya