Berita

PT Dahana menerima sertifikat produksi dari Pusat Kelaikan Kementerian Pertahanan/Net

Pertahanan

PT Dahana Perpanjang Sertifikat Defence Production Facility dari Kemenhan

RABU, 21 DESEMBER 2022 | 08:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Dahana menerima sertifikat Defence Production Facility dari Pusat Kelaikan Kementerian Pertahanan. Sertifikat yang diberikan ini merupakan perpanjangan dari sertifikat sebelumnya yang diperpanjang setiap tahun.

Penyerahan sertifikat dilakukan langsung oleh Kapuslaik Kemhan Marsma TNI, Mohammad Yani Rudiansyah kepada Direktur Teknologi dan Pengembangan Dahana, Suhendra Yusuf RPN di Kampus Dahana, Subang, Selasa (20/12).

Suhendra mengatakan, perpanjangan sertifikat dilakukan agar para pengguna produk Dahana, yakin terhadap produk-produk militer diproduksi dengan fasilitas yang layak dan telah disertifikasi oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.


“Dengan sertifikasi ini, Dahana berharap dapat meningkatkan kepercayaan stakeholder terhadap fasilitas produksi dan produk militer Dahana, dimana dalam prosesnya, produksi dapat dilakukan sesuai dengan spesifikasi permintaan konsumen,” ujar Suhendra.

Dahana sebagai bagian dari DEFEND.ID serius melakukan berbagai macam terobosan untuk mewujudkan kemandirian alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) nasional. Terbaru, Dahana menerbitkan produk Rajata, sebuah drone kamikaze.

Dahana juga turut melakukan uji coba dan mematangkan produk-produk pertahanan lain, seperti Roket Rhan 450, Propellant Spherical Powder, Senjata Lawan Tank, Roket Smokeless Propellant, dan telah melakukan produksi Bomb P Series yang terdiri dari Bomb P 100 Live, Bomb P 250 Live dan Bomb P 500 LIve, dimana ketiganya memiliki kadar Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di atas 50%.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya