Berita

Seminar internasional Korea - ASEAN Solidarity Initiatives: Epicentrum of Peace and Prosperity in The Indo-Pasific yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL bekerjasama dengan Universitas Pertamina di Auditorium lantai 3 Griya Legita, Universitas Pertamina, Jakarta Selatan, Selasa (20/12)/RMOL

Politik

Menko Airlangga Beberkan Manfaat AOIP di Seminar Internasional Korea - ASEAN Solidarity Initiatives

SELASA, 20 DESEMBER 2022 | 14:37 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

ASEAN Outlook  Indo-Pacific (AOIP) dalam interaksi geostrategis bertujuan untuk mendorong lingkungan yang kondusif untuk membangun perdamaian, stabilitas dan kemakmuran kawasan.

Demikian disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto lewat Asisten Deputi Bidang Kerjasama Regional dan Subregional Kemenko Perekonomian Netty Muharni dalam acara seminar internasional Korea - ASEAN Solidarity Initiatives: Epicentrum of Peace and Prosperity in The Indo-Pacific yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL bekerjasama dengan Universitas Pertamina di Auditorium Griya Legita, Universitas Pertamina, Jakarta Selatan, Selasa (20/12).

“AOIP juga memberikan panduan untuk keterlibatan ASEAN di kawasan Asia-Pasifik dan Samudra Hindia sambil mendorong mitra eksternal untuk bekerja sama dengan ASEAN dalam mempromosikan prinsip-prinsip yang diatur dalam AOIP,” kata Netty.


Terkait Korea - ASEAN Solidarity Initiatives (KASI) ini, Netty menerangkan bahwa Presiden Joko Widodo di Pnom Penh, Kamboja pada akhir November lalu telah mengumumkan inisiatif ini untuk mewujudkan komitmen Korea untuk Indo-Pasifik yang bebas, damai, dan makmur.

“Yang meningkatkan saling melengkapi dengan tujuan dan prinsip AOIP, termasuk menghormati sentralitas ASEAN dan mekanisme yang dipimpin ASEAN,” imbuhnya.

Adapun KASI ini memfokuskan pada empat bidang utama, pertama ialah mempromosikan tatanan internasional berbasis aturan dan kerjasama strategis di bidang diplomasi dan pertahanan. Kedua, mencapai kemakmuran dan pengembangan bersama rantai pasokan global, keamanan energi, transformasi digital, dan kendaraan elektronik.

Tiga, kolaborasi dalam menjawab bersama tantangan regional dan global seperti netralitas karbon dan pertumbuhan hijau, kerjasama pertanian dan perikanan, dan kesehatan masyarakat dan ke empat menggandakan kontribusi keuangan ke daerah.

“Sementara ASEAN menantikan perincian prakarsa dari ROK, kami percaya bahwa KASI akan dapat bersinergi dengan, dan memperkuat prakarsa yang ada dalam kerangka kerja global dan regional tentang pembangunan, transisi hijau, dan transformasi digital,” tutupnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya