Berita

Duta Besar Rusia untuk PBB Vasily Nebenzya/Net

Dunia

Dubes Nebenzya: Tuduhan tentang Rusia Menggunakan Drone Iran Sangat Tidak Berdasar

SELASA, 20 DESEMBER 2022 | 13:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia membantah menggunakan kendaraan udara tak berawak Iran untuk perangnya di Ukraina. Duta Besar Rusia untuk PBB Vasily Nebenzya mengkritik tudingan Barat tersebut, mengatakannya sebagai klaim yang dibuat-buat.

Berpidato di pertemuan Dewan Keamanan PBB, Nebenzya mengatakan tuduhan bahwa Republik Islam Iran telah mengirim drone ke Rusia untuk digunakan di Ukraina "tidak ada hubungannya" dengan pekerjaan untuk menghidupkan kembali Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).

"Tuduhan semacam itu benar-benar dibuat-buat," katanya, seperti dikutip dari TASS, Senin (19/12).


Perwakilan Kiev tidak dapat memberikan bukti kepada Teheran melalui saluran diplomatik yang mengonfirmasi penggunaan UAV buatan Iran oleh militer Rusia.

Tudingan tentang Rusia dan Iran terkait drone dapat didengar tepat ketika pembicaraan Wina memasuki tahap akhir mereka.

“Ini menunjukkan siapa yang mencari jalan keluar diplomatik dari situasi ini dan siapa yang mempolitisasi diskusi dan terus merusak dasar-dasar JCPOA,” katanya.

Sejak April lalu, Rusia, Inggris, Jerman, China, AS, dan Prancis telah melakukan diskusi dengan Iran di Wina untuk menghidupkan kembali JCPOA dalam bentuk aslinya. Pada bulan Agustus, Washington Post menerbitkan sebuah laporan yang menuduh bahwa Iran telah mengirimkan drone ke Rusia. Laporan itu kemudian diikuti oleh klaim serupa oleh pemerintah AS.

Moskow dan Teheran telah berulang kali menolak tuduhan penggunaan drone Iran oleh Rusia di Ukraina Juru Bicara Presiden Rusia Dmitry Peskov menganggap laporan tersebut sebagai cerita palsu dan meyakinkan bahwa Angkatan Darat Rusia menggunakan drone buatan Rusia.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya