Berita

Dunia

Peneliti Iklim Sebut 2023 akan Jadi Tahun Terpanas Bumi

SELASA, 20 DESEMBER 2022 | 12:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Suhu bumi diperkirakan akan meningkat pada 2023, bahkan Met Office Inggris meramalkan bahwa tahun depan akan menjadi salah satu tahun terpanas di dunia, mengalahkan rekor pada 2016 lalu.

Menurut penelitian, perkiraan suhu rata-rata global pada 2023 akan menjadi sekitar 1,2 derajat Celcius di atas suhu sebelum manusia mulai mendorong perubahan iklim.

Rekor tahun panas saat ini dalam catatan, yang berasal dari tahun 1850, terjadi pada 2016, tahun di mana pola iklim El Nino di Pasifik mendorong suhu global di atas tren pemanasan global.


“Tanpa El Nino sebelumnya untuk meningkatkan suhu global, 2023 mungkin bukan tahun yang memecahkan rekor, tetapi dengan latar belakang peningkatan emisi gas rumah kaca global yang terus berlanjut, kemungkinan tahun depan akan menjadi tahun penting lainnya dalam rangkaian tersebut,” kata Adam Scaife, kepala prediksi jarak jauh di Met Office, seperti dikutip dari AFP, Selasa (20/12).

Sementara itu Nick Dunstone dari badan tersebut, yang memimpin ramalan suhu global 2023, mengatakan: “Suhu global selama tiga tahun terakhir telah dipengaruhi oleh efek La Nina yang berkepanjangan – di mana suhu permukaan laut yang lebih dingin dari rata-rata terjadi di daerah tropis. Pasifik.

“La Nina memiliki efek pendinginan sementara pada suhu rata-rata global," katanya.

Untuk tahun depan, kata dia, model iklim kami menunjukkan berakhirnya tiga tahun berturut-turut dengan keadaan La Nina, dengan kembali ke kondisi yang relatif lebih hangat di beberapa bagian Pasifik tropis.

“Pergeseran ini kemungkinan akan menyebabkan suhu global pada tahun 2023 menjadi lebih hangat dari tahun 2022," lanjut Dunstone.

Doug Smith, ahli Met Office terkemuka dalam prediksi iklim, menambahkan: “Fakta bahwa suhu rata-rata global berada pada atau di atas 1 derajat Celcius selama satu dekade menutupi variasi suhu yang cukup besar di seluruh dunia.

“Beberapa lokasi seperti Kutub Utara telah menghangat beberapa derajat sejak masa pra-industri," lanjutnya.

Met Office memperkirakan suhu rata-rata global akan mencapai antara 1,08 derajat Celcius dan 1,32 derajat Celcius, dengan perkiraan pusat 1,2 derajat Celcius di atas apa yang terjadi pada paruh kedua abad ke-19.

Tahun lalu, Met Office memperkirakan kenaikan suhu global tahun 2022 akan berada antara 0,97 derajat Celcius dan 1,21 derajat Celcius di atas tingkat pra-industri, dengan perkiraan pusat 1,09 derajat Celcius, sedangkan data untuk tahun hingga Oktober menunjukkan suhu sekitar 1,16° derajat Celcius di atas era pra-industri.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya