Berita

Rancangan terminal kilang gas alam cair di Wilhelmshaven/Net

Dunia

Tak Mau Terus Diperas Rusia, Jerman Resmikan Proyek Kilang Gas Alam Cair untuk Penuhi Pasokan Energi

MINGGU, 18 DESEMBER 2022 | 13:02 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Untuk menghindari ketergantungan yang berkelanjutan terhadap pasokan gas Rusia, Jerman mengambil langkah besar dengan membangun kilang gas alam cair atau LNG di negaranya.

Proyek pembangunan Kilang LNG bernama Hoegh Esperanza itu pertama kali diresmikan oleh Kanselir Jerman, Olaf Scholz di Wilhelmshaven pada Sabtu (17/12).

Kanselir menyebut kilang yang didirikan terapung di kapal berbobot 90 kiloton akan mampu memasok gas untuk 50.000 rumah tangga per tahun atau sekitar 6 persen dari permintaan energi Jerman.


Dalam pidatonya, Scholz juga menyinggung latar belakang kemandirian Jerman yang ingin keluar dari krisis dan mengurangi tekanan Rusia lewat impor gas yang semakin dibatasi.

"Kami memutuskan dengan sangat cepat bahwa kami ingin melakukan semua yang kami bisa untuk memastikan bahwa kami di Jerman juga dapat menjamin pasokan gas secara independen dari Rusia," ujarnya seperti dimuat Euro News.

Hanya beberapa hari setelah invasi Rusia ke Ukraina, Scholz mengumumkan bahwa pemerintah Jerman akan  membangun dua kilang LNG pertama dengan cepat untuk mencegah krisis energi.

Di tahun depan, Scholz mengatakan Jerman memiliki rencana untuk membuka lebih banyak kilang LNG terapung di pesisir Laut Utara dan Laut Baltik, di Lubmin, Brunsbüttel, dan Stade.

Selain membangun pabrik, Jerman juga menempuh serangkaian upaya lain, termasuk pengaktifan kembali pembangkit listrik tenaga minyak dan batu bara tua hingga memperpanjang umur tiga pembangkit nuklir terakhir Jerman.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya