Berita

Migran di El Paso, Texas/Net

Dunia

Hadapi Lonjakan Arus Migran Saat Musim Dingin, El Paso Deklarasikan Keadaan Darurat

MINGGU, 18 DESEMBER 2022 | 11:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Kota El Paso di Texas mengumumkan keadaan darurat seiring dengan banyaknya migran yang terus berdatangan ke wilayahnya yang berada di perbatasan.

Dalam beberapa hari terakhir, migran berkumpul di El Paso untuk mencari suaka. Situasi ini menjadi sulit bagi pemerintah yang tidak memiliki tempat untuk menampung mereka di tengah musim dingin.

Alhasil pada Sabtu (17/12), Walikota El Paso Oscar Leeser mengatakan sudah waktunya bagi pemerintah untuk membuat deklarasi darurat.


"Saya benar-benar percaya bahwa hari ini pencari suaka kami tidak aman karena kami memiliki ratusan orang di jalanan. Itu bukan cara kami ingin memperlakukan orang," ujarnya, seperti dikutip The State.

"Kami ingin memastikan bahwa orang diperlakukan dengan bermartabat dan berada di luar dalam cuaca 20, 25 derajat yang tidak ingin kami lihat," tambahnya.

Pemerintah memperkirakan akan terjadi lonjakan arus migran setelah kebijakan imigrasi era Trump untuk membatasi pencari suaka berakhir pada pekan depan

Hakim memberi waktu lima minggu kepada pemerintahan Biden, berakhir pada 21 Desember, untuk menghentikan penggunaan aturan tersebut.

Dengan mendeklarasikan keadaan darurat, kota dapat membawa sumber daya tambahan untuk mengarahkan orang keluar dari jalanan dan ke tempat perlindungan. Ini juga akan membantu mengangkut migran, saat mereka melakukan perjalanan ke tujuan akhir mereka.

Migran biasanya datang ke kota perbatasan selatan dan pergi dalam waktu 24 hingga 48 jam. Namun, transportasi diperkirakan akan menjadi lebih sulit diatur menjelang liburan, menyebabkan beberapa migran tinggal lebih lama dari biasanya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya