Berita

Sistem Hidraulik Bersejarah Shushtar, salah satu harta Iran yang masih dalam situs Warisan Dunia UNESCO/Net

Dunia

Wisata Sastra Mestinya Bisa Menyibak Eksotisme Khuzestan, Keindahan Iran yang Belum Banyak Terungkap

SABTU, 17 DESEMBER 2022 | 11:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pariwisata sastra masih merupakan cabang yang kurang dikenal, bahkan tidak termasuk dalam wisata budaya, terlepas dari kekayaan sastra Iran dan jumlah penyair dan penulisnya.

Wakil Kepala Pariwisata Provinsi Khuzestan Peyman Nabahani mengakui bahwa wisata sastra belum mendapat perhatian yang layak. Menurutnya, pengembangan cabang pariwisata ini akan sangat mengarah pada peluang peningkatan pendapatan di provinsi dan negara.

Sejauh ini, destinasi wisata sastra di  Iran hanya sebatas mengunjungi makam penyair Persia Hafez dan Sadi di Shiraz, padahal Iran merupakan negara teladan dengan warisan sastra yang kaya dan luas.


"Ketika penulis atau sebuah karya sastra menjadi begitu populer, bukan tidak mungkin orang tertarik untuk berkunjung ke salah satu lokasi yang terkait dengan penulis tau dengan karyanya," katanya, menambahkan bahwa setting cerita atau lokasi kejadian, rumah, kuburan, atau destinasi lain yang terdapat dalam tulisan itu bisa menjadi magnet.

Dikutip dari Tehran Times, Khuzestan adalah rumah bagi tiga situs Warisan Dunia UNESCO, yaitu Susa, Tchogha Zanbil, dan Sistem Hidraulik Bersejarah Shushtar.

Khuzestan yang terletak di Barat Iran ini adalah kawasan dengan keindahan alami yang dapat dijelajahi oleh para pengunjung selama berminggu-minggu.

Provinsi ini juga merupakan tempat lahir kerajinan tangan dan seni yang diwariskan perajin dari generasi sebelumnya.

Terletak di ujung Teluk Persia dan berbatasan dengan Irak di sebelah barat, Khuzestan dihuni sejak 6000 SM oleh orang-orang yang memiliki hubungan dekat dengan bangsa Sumeria, yang berasal dari wilayah Pegunungan Zagros.

Pusat-pusat perkotaan muncul di sana bersamaan dengan kota-kota pertama di Mesopotamia pada milenium ke-4. Khuzestan, menurut Ensiklopedia Britannica, menjadi jantung kerajaan Elam, dengan Susa sebagai ibu kotanya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya