Berita

Hadi Permana/Repro

Nusantara

Upaya KPK Bongkar Kasus Suap Dana Hibah di Jatim Diapresiasi Tokoh Masyarakat Cirebon

SABTU, 17 DESEMBER 2022 | 03:54 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kerja keras Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan tangkap tangan kepada Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Sahat Tua Simandjuntak (STS) yang menerima suap dana hibah mendapat apresiasi dari banyak kalangan. Salah satunya dari tokoh masyarakat Kabupaten Cirebon, Hadi Permana.

Hadi berharap penangkapan Wakil Ketua DPRD Jatim akan membuat Parpol bisa lebih selektif dalam menjaring bakal calon legislatif pada Pemilu 2024 mendatang. Sehingga para anggota dewan yang nantinya duduk sebagai anggota parlemen, tidak melakukan korupsi dan menerima suap.

"Kalau boleh dibilang modus suap ijon ini merata terjadi di semua daerah, jadi Wakil Ketua DPRD Jatim yang tertangkap itu sedang apes saja," kata Hadi kepada Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (16/12).


Hadi mengungkapkan, selain praktik ijon dana hibah dan proyek infrastruktur, modus korupsi lainnya yang sangat dikeluhkan masyarakat adalah di bidang perizinan usaha. Karena ada item-item yang tidak perlu tapi dijadikan sarat dalam perizinan.

"Bupati harus kontrol ketat para Kepala Dinas, karena rata-rata yang dikeluhkan masyarakat soal perizinan yang sulit dan lama, sehingga banyak masyarakat yang berusaha enggan menempuh perizinannya," terangnya.

Hadi juga mengingatkan para pejabat eksekutif dan legislatif di Kabupaten Cirebon yang gajinya dibiayai dari uang pajak masyarakat, untuk mempermudah pelayanan pada masyarakat dan menghindari praktik-praktik tidak terpuji seperti suap.

"Mudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai hal, jangan yang mudah dibikin lama," tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya