Berita

Aparat mencari korban yang tertimbun tanah l,ongsor di Batang Kali, Malaysia/Net

Dunia

Longsor di Malaysia: 12 Tewas dan Puluhan Hilang

JUMAT, 16 DESEMBER 2022 | 12:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sedikitnya dua belas tewas dan puluhan lainnya hilang setelah tanah longsor melanda negara bagian Selangor Malaysia pada Jumat (16/12).

Pihak berwenang mengatakan puluhan orang  dikhawatirkan terkubur di lokasi kejadian di sebuah pertanian organik di luar ibu kota Kuala Lumpur, seperti dilaporkan Reuters.

Saat insiden terjadi, ada sekitar 94 warga Malaysia berada di lokasi yang merupakan  perkemahan, tempat rekreasi populer bagi penduduk setempat untuk mendirikan atau menyewa tenda dari pertanian, di Batang Kali, sekitar 50 kilometer (31 mil) utara Kuala Lumpur.


Badan Penanggulangan Bencana Nasional Malaysia mengatakan sejauh ini berhasil menyelamatkan 53 orang. Tapi puluhan lainnya masih hilang. Laporan awal menyebutkan 9 tewas tetapi kemudian korban terus bertambah menjadi 12, dan kemungkinan bisa terus bertambah lagi.

Kepala polisi distrik Suffian Abdullah mengatakan ratusan personil telah diturunkan untuk menyelamatkan ratusan warga.

Departemen pemadam kebakaran Selangor mengatakan petugas pemadam kebakaran mulai tiba di lokasi setengah jam setelah menerima panggilan darurat pada pukul 02:24.

"Saya berdoa agar korban yang hilang dapat segera ditemukan dengan selamat," kata

Menteri lingkungan dan sumber daya alam Malaysia Nik Nazmi bin Nik Ahmad dalam cuitannya menyatakan keprihatinan mendalan dan berdoa agar korban hilang segera ditemukan.

Kantor berita Bernama memposting video beberapa keluarga dengan anak kecil yang diselamatkan berlindung di kantor polisi terdekat.

Malaysia telah mengalami hujan muson akhir tahun. Peristiwa yang terjadi pada Jumat tidak diketahui apa apakah hujan turun sebelum tanah longsor.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya