Berita

Pertemuan Kepala Kebijakan LDP Jepang, Koichi Hagiuda dengan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen di Taipei/Net

Dunia

Jepang: China Harus Hormati Status Quo Taiwan

JUMAT, 16 DESEMBER 2022 | 11:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jepang meminta China untuk menghormati status quo di Selat Taiwan dan tidak menggunakan kekerasan demi berusaha mengubahnya.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Kebijakan Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa di Jepang, Koichi Hagiuda ketika melakukan kunjungan ke Taipei pada pekan lalu, Sabtu (10/12).

Ini merupakan kunjungan pertama yang dilakukan oleh seorang pejabat senior LDP ke Taiwan dalam 19 tahun terakhir.


Dikutip dari kantor berita Kyodo News, Hagiuda melakukan pertemuan dengan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen untuk memperdalam kemitraan kedua belah pihak.

Selama pertemuan, Hagiuda menekankan pentingnya untuk menjaga perdamaian di Selat Taiwan untuk Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Jepang juga bertekad untuk meningkatkan kemampuan serangan dalam upaya memperkuat pencegahan.

Selama pertemuan dengan Hagiuda, Tsai mendesak Tokyo untuk mendukung keanggotaan Taiwan dalam Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik, kesepakatan perdagangan yang dikenal sebagai CPTPP.

Kunjungan Hagiuda dinilai penting karena datang hanya beberapa hari setelah Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida memerintahkan kenaikan tajam dalam pembelanjaan pertahanan. Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat pertahanan yang mampu menyerang sasaran militer di China, Rusia, dan Korea Utara.

Kunjungan ini juga terjadi di tengah upaya China untuk meningkatkan tekanan ekonomi pada Taiwan karena memperkuat hubungan dengan Amerika Serikat (AS) dan sekutu-sekutunya.

China telah secara dramatis mengurangi pembelian beberapa produk makanan laut Taiwan tahun ini, mengimpor hanya ikan dan krustasea senilai 56 juta dolar AS dalam enam bulan dari Mei hingga Oktober, dibandingkan dengan 138 juta dolar AS selama periode yang sama tahun sebelumnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya