Berita

Presiden Ghana Nana Akufo-Addo/Net

Dunia

Peringatkan Pemimpin Afrika Agar Jangan Mengemis pada Barat, Presiden Ghana Kedapatan Pinjam Duit ke IMF

JUMAT, 16 DESEMBER 2022 | 08:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pernyataan Presiden Ghana Nana Akufo-Addo agar para pemimpin Afrika agar tidak mengemis dari Barat mendapat cibiran dari Shehu Sani, mantan senator Republik Federal Nigeria.

Sani mengatakan presiden Ghana tidak dapat meminta para pemimpin Afrika untuk berhenti mengemis dari Barat sementara dia melakukan hal yang sama.

Sani menyandingkan keterlibatan ekonomi Ghana saat ini dengan IMF. Dalam sebuah posting di Twitter, ia merujuk pada perjanjian tingkat staf Ghana baru-baru ini dengan Dana Moneter Internasional.


"Presiden Ghana mengumpulkan pinjaman IMF dengan tangan kanan dan menggunakan tangan kiri untuk memperingatkan Pemerintah Afrika agar tidak mengemis uang ke barat," cuit Sani di Twitter, seperti dikutip dari Africa News, Kamis (15/12).

Tanggapan Sani datang setelah Ghana mencapai kesepakatan dengan Dana Moneter Internasional tentang pinjaman bailout 3 miliar dolar AS pada Selasa, di tengah krisis ekonomi parah yang dihadapi negara itu.

Ironisnya, pada hari yang sama dengan perjanjian tersebut, Presiden Akufo-Addo mendesak para pemimpin Afrika untuk berhenti mengemis kepada Barat.

“Jika kita berhenti menjadi pengemis dan membelanjakan uang Afrika di dalam benua, Afrika tidak perlu meminta rasa hormat dari siapa pun. Kita akan mendapatkan rasa hormat yang layak kami terima. Jika kita membuatnya makmur sebagaimana mestinya, rasa hormat akan mengikuti," kata Akufo-Addo.

Hal itu terjadi saat pembukaan KTT Pemimpin AS-Afrika di Washington DC pada Selasa (13/12).

Dia juga menasihati warga Afrika yang tinggal di luar negeri untuk membawa keahlian dan pengetahuan mereka yang kaya untuk membantu membentuk citra benua itu.

"Dibutuhkan kesatuan tujuan untuk berhasil mengubah narasi dan meningkatkan citra Afrika," ujarnya saat itu.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya