Berita

Gas air mata digunakan untuk membubarkan massa saat kerusuhan usai pertandingan bola di Paris/Net

Dunia

Kerusuhan Usai Pertandingan Timnas Prancis-Maroko, Seorang Remaja Tewas Tertabrak

JUMAT, 16 DESEMBER 2022 | 08:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang remaja laki-laki tewas setelah ditabrak mobil di tengah insiden kekerasan yang tersebar di beberapa kota Prancis usai kemenangan tim nasional negara itu di laga semifinal Piala Dunia Qatar 2022.

Bentrokan pecah di seluruh negeri, termasuk di ibu kota Paris, setelah kemenangan 2-0 Prancis atas Maroko pada Kamis malam. Anak berusia 14 tahun itu dinyatakan meninggal tak lama setelah dirawat di rumah sakit di Montpellier.

Politisi setempat mengatakan bocah itu tewas dibunuh di lingkungan kota Paillade.


"Kami semua terkejut," kata walikota Montpellier, Michael Delafosse, yang menyerukan agar mereka yang bertanggung jawab atas tindakan tercela itu ditemukan dan diadili, seperti dikutip dari AFP, Jumat (16/12).

Media lokal mengatakan bocah itu ditabrak mobil setelah seseorang mencoba mencuri bendera Prancis dari pengemudi, yang menyebabkan mobil berbelok ke arah kerumunan.

Polisi sedang mencari pengemudi, yang meninggalkan kendaraannya di dekat tempat kejadian.

Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang memuji tim Prancis dan Maroko usai pertandingan, belum berkomentar atas insiden tersebut.

Lebih dari 100 orang ditangkap di Paris setelah pertandingan Kamis malam, hampir 50 di antaranya terkait dengan ultra-kanan, kata sumber kepolisian.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya