Berita

Pengunjuk rasa Hong Kong bentrok dengan orang-orang yang mencoba menyeretnya ke konsulat China di Manchester/Net

Dunia

China Panggil Pulang Enam Diplomat di Konsulat Inggris Terkait Kekerasan Terhadap Pengunjuk Rasa

KAMIS, 15 DESEMBER 2022 | 07:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

China dilaporkan akan memanggil pulang enam pejabatnya di konsulat Inggris atas kasus kekerasan terhadap seorang pria yang mengaku ditendang dan dipukul saat melakukan protes di luar konsulat China di Manchester.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Inggris James Cleverly pada Rabu (14/12) waktu setempat.

Dalam pernyataannya Cleverly menyampaikan bahwa polisi telah meminta agar enam pejabat China tersebut melepaskan kekebalan diplomatik sehingga mereka dapat diinterogasi.


"Kami menetapkan tenggat waktu yang berakhir hari ini, memperjelas bahwa kami mengharapkan mereka untuk mengambil tindakan. Menanggapi permintaan kami, pemerintah China sekarang telah mengeluarkan pejabat tersebut dari Inggris, termasuk Konsul Jenderal sendiri," kata Cleverly, seperti dikutip dari AFP, Kamis (15/12).

"Ini menunjukkan bahwa kepatuhan kami pada aturan hukum, keseriusan yang kami ambil (ini), telah berdampak, benar bahwa pemerintah China sekarang telah mengeluarkan pejabat-pejabat ini dari Inggris," ujarnya.

Polisi Inggris telah menyelidiki dugaan penyerangan terhadap seorang pengunjuk rasa yang dipukuli oleh beberapa pria setelah diseret ke halaman konsulat di Manchester, barat laut Inggris, selama demonstrasi menentang Presiden Xi Jinping.

Cleverly sebelumnya mengatakan insiden itu tidak dapat diterima, dan memanggil seorang diplomat senior China untuk menyampaikan keprihatinan Inggris pada bulan Oktober.

"Gambar-gambar yang dimuat di media sosial menunjukkan perilaku yang tampaknya benar-benar tidak dapat diterima oleh sejumlah orang di dekat pintu masuk gedung konsuler," kata Cleverly, yang memanggil penjabat duta besar terkait insiden tersebut.

Protes Oktober terjadi pada hari pertama kongres Partai Komunis China di Beijing, di mana Xi memenangkan masa jabatan untuk ketiga kalinya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya