Berita

Dunia

Kaitkan Selebrasi Pemain Timnas Maroko dengan Gaya ISIS, Media Jerman Banjir Kritikan

KAMIS, 15 DESEMBER 2022 | 06:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Salah satu media Jerman, Welt, dianggap telah melakukan rasisme atas laporannya yang menghubungkan antara selebrasi yang digunakan pemain Tim Nasional Maroko dan kelompok teroris ISIS.

Tim Singa Atlas menjadi negara Arab dan Afrika pertama yang mencapai semifinal Piala Dunia 2022 Qatar. Kemenangan bersejarahnya atas Portugal telah memikat banyak penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Menyusul kemenangan 1-0 mereka atas Portugal, tiga pemain Timnas Maroko terlihat tersenyum, memegang bendera negara mereka dan mengangkat jari telunjuknya.


Gerakan itu telah biasa digunakan dalam perayaan oleh umat Islam sebagai ungkapan terima kasih kepada Yang Mahakuasa, sejak berabad-abad yang lalu.

Berbagi rekaman perayaan tersebut, Welt mengklaim itu bisa menjadi penyebab gesekan karena itu adalah gerakan yang biasa digunakan oleh ISIS.

Segmen Welt telah dibagikan secara luas di media sosial dan dilihat lebih dari satu juta kali di berbagai akun Twitter yang berbeda.

Hal itu kemudian dianggap sebuah penghinaan. Jurnalis AS yang berbasis di Jerman Hebh Jamal yang adalah seorang Muslim asal Palestina, mengatakan: "Saya terpesona setiap hari oleh sejauh mana rasisme Jerman menampilkan dirinya dengan liputannya tentang Piala Dunia."

Wartawan Jerman Taraek Bae mengatakan bahwa Welt telah mengarang hubungan antara ISIS dan para pemain Maroko.

“Pelaporan yang meradang ini di seluruh dunia menyebabkan iritasi,” kata Bae, seperti dikutip dari Middle East Eye.

Seorang pengguna media sosial mengatakan segmen Welt telah menggunakan campuran rasisme terbuka dan kebodohan.

“Saluran TV Jerman ini membandingkan orang beragama yang bersyukur kepada Tuhan dengan ISIS. Rupanya, jika Anda berterima kasih kepada Tuhan atas sesuatu, Anda adalah seorang teroris,” tulis yang lain.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya