Berita

Menteri Pendidikan dan Riset Jerman Bettina Stark-Watzinger/Net

Dunia

Menteri Pendidikan Jerman Dijadwalkan Kunjungi Taiwan 2023, Pertama dalam 26 Tahun

RABU, 14 DESEMBER 2022 | 10:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah sikap keras China terhadap negara-negara yang menjalin hubungan dengan Taiwan, Menteri Pendidikan dan Riset Jerman Bettina Stark-Watzinger dijadwalkan mengunjungi Taipei tahun depan.

Ini akan menjadi pertama kalinya dalam 26 tahun bagi pejabat setingkat menteri Jerman berkunjung ke negara yang diklaim masih menjadi wilayah China daratan.

Rencana kunjungan Stark-Watzinger ke Taiwan diungkapkan pada Senin oleh rekannya dari Partai Demokrat Bebas (FDP) Peter Heidt, yang memimpin Komite Hak Asasi Manusia dan Bantuan Kemanusiaan Bundestag dalam kunjungan ke Taiwan pada Oktober.


"Kunjungan Stark-Watzinger ke Taiwan tahun depan akan menjadi signifikan dalam memungkinkan Jerman untuk memajukan hubungannya dengan Taiwan," kata Heidt dalam sebuah forum bertajuk “Demokrasi dalam Dialog: Perubahan Demokratis dan Hak Asasi Manusia di Taiwan” di Berlin, seperti dikutip dari Taipei Times, Rabu (14/12).

"Digitalisasi, budaya, akademisi, dan urusan hukum adalah beberapa bidang di mana Jerman dan Taiwan dapat memperluas pertukaran bilateral," ujarnya.

Terakhir kali seorang menteri Jerman mengunjungi Taiwan adalah menteri ekonomi Jerman saat itu Gunther Rexrodt pada tahun 1997.

Sejak Kanselir Jerman Olaf Scholz dan koalisinya, termasuk FDP, menjabat pada Desember tahun lalu, hubungan antara Taiwan dan Jerman menghangat, dengan Berlin menyoroti Taipei sebagai mitra ekonomi penting.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya