Berita

Dunia

Cegah Kerusuhan Saat Pertandingan Maroko vs Prancis, Polisi Israel Luncurkan Operasi Khusus

RABU, 14 DESEMBER 2022 | 09:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepolisian Israel terus melakukan koordinasi jelang pertandingan semifinal Piala Dunia Maroko melawan Prancis yang akan digelar pada Rabu (14/12) waktu Qatar atau Kamis dini hari waktu Indonesia.

Mereka memutuskan mengirim bala bantuan ke komunitas di wilayah selatan di tengah kekhawatiran pecahnya kerusuhan yang mungkin terjadi setelah pertandingan usai.

Hal itu merujuk pada peristiwa sebelumnya ketika Maroko memenangkan pertandingan babak perempat final Timnas Maroko atas Portugal pada Sabtu lalu.


Ketika itu, ribuan warga terutama etnis Arab turun ke jalan untuk merayakannya, di mana beberapa adegan memburuk menjadi kerusuhan di kota Negev Rahat, Lakia dan Tel Sheva.

Times of Israel melaporkan, ada enam orang ditangkap karena diduga menembakkan senjata ke udara dan seorang remaja di Tel Sheva didakwa karena melempari mobil polisi dengan batu saat itu.

Di Yerusalem Timur, warga Palestina menuduh polisi menggunakan kekuatan berlebihan untuk membatalkan perayaan kemenangan Maroko mereka, dengan rekaman yang menunjukkan petugas di atas kuda menyerang warga Palestina.

Polisi tidak menanggapi permintaan penjelasan tentang perilaku tersebut.

Setelah pertandingan Sabtu, polisi kemudian mengadakan beberapa diskusi untuk menentukan cara terbaik untuk mempersiapkan pertandingan semifinal Rabu, akhirnya memutuskan untuk meluncurkan apa yang mereka sebut sebagai Operation Own Goal, yang akan meningkatkan kehadiran penegak hukum di selatan.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya