Berita

Dunia

Siksa Anak Angkat, Pasangan Suami Istri Asal AS Ditangkap Polisi Uganda

RABU, 14 DESEMBER 2022 | 07:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Polisi Uganda menangkap sepasang suami istri asal Amerika Serikat dan didakwa dengan pasal penyiksaan berat terhadap putra angkat mereka yang berusia 10 tahun.

Polisi dalam keterangannya pada Selasa (13/12) mengatakan pasangan itu dibawa ke Penjara Luzira, fasilitas penjara dengan keamanan tinggi di pinggiran ibu kota Kampala, setelah pengadilan mendakwa keduanya pada Jumat.

AFP melaporkan, menurut surat dakwaan, pasangan tersebut terus-menerus menyiksa anak angkat mereka penyandang disabilitas, antara tahun 2020 dan 2022.


Kasus terungkap saat pihak berwenang mendapat laporan dari tetangga pelaku.

Saat penggerebekan di rumah tersangka, polisi menemukan rekaman CCTV yang menunjukkan anak itu dipaksa jongkok, hanya diberi makanan dingin dan dipaksa tidur di panggung kayu, tanpa kasur atau tempat tidur.

Selain anak laki-laki itu, pelaku juga mengasuh dua anak angkat lainnya. Pasangan itu tiba di Uganda pada 2017 untuk menjadi sukarelawan di sebuah organisasi nirlaba yang berbasis di AS di kota Jinja sebelum pindah ke Naguru, pinggiran kota kelas atas Kampala, untuk bekerja di sebuah perusahaan rintisan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya