Berita

Dunia

Dua Polisi Queensland Tewas Ditembak Penjahat, PM Albanese: Australia Berduka

SELASA, 13 DESEMBER 2022 | 07:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dua petugas polisi bersama dengan seorang anggota masyarakat tewas dalam insiden penembakan di wilayah Queensland.

Peristiwa itu dikonfirmasi komisaris polisi Queensland, Katarina Carroll, pada Senin malam (12/12) waktu setempat.

"Dua petugas tewas di tempat kejadian, yang ketiga menderita goresan peluru dan berada di rumah sakit dan yang keempat berhasil melarikan diri dari properti dan menerima perawatan," kata Carroll, seperti dikutip dari 9News.


Sementara perburuan terus berlanjut, komisaris mengatakan para tersangka pelaku belum ditangkap.

Peristiwa berawal saat petugas polisi dipanggil ke pedesaan di Wains Road di Wieambilla, di wilayah Western Downs, Brisbane, pada Senin sore sekitar pukul 16.45 waktu setempat.

Carroll mengatakan empat petugas datang ke lokasi itu sehubungan dengan laporan orang hilang, yang diyakini sebagai mantan kepala sekolah dari NSW. Namun, keempatnya disambut dengan rentetan tembakan.

Serikat polisi kemudian menggambarkannya sebagai penyergapan.

Polisi membalas tembakan, tetapi dua petugas terluka parah dan meninggal di tempat kejadian. Seorang anggota masyarakat berusia 58 tahun, yang belum disebutkan namanya, juga tewas.

"Sementara kami belum mempelajari sepenuhnya apa yang telah terjadi, kami tahu peristiwa ini sangat menyusahkan di banyak tingkatan," kata Carroll, menambahkan bahwa aparat melakukan pengepungan di properti itu.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese ikut berduka atas peristiwa penembakan itu.

"Belasungkawa saya untuk semua yang berduka malam ini - Australia berduka bersama Anda," kata Albanese di Twitter.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya