Berita

Dunia

TikTok Bersedia Patuhi Aturan Privasi Belanda dan Eropa

SABTU, 10 DESEMBER 2022 | 16:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aplikasi berbagi video pendek asal China, TikTok dilaporkan telah bersedia mematuhi aturan privasi data Belanda & Eropa. Hal itu dikonfirmasi Sekretaris Negara bidang digitalisasi Belanda Alexandra van Hufflen.

Itu datang setelah Dewan Perwakilan atau Tweede Kamer menyuarakan keprihatinan bulan lalu, mengatakan data pengguna Belanda dapat berakhir di tangan pemerintah China. Anggota dari partai koalisi ChristenUnie bahkan menyerukan pelarangan total aplikasi besutan ByteDance karena ketidakpatuhan.

"Perusahaan induk China di belakang aplikasi tersebut mengakui bahwa mereka tidak sepenuhnya patuh, tetapi sedang bekerja untuk menyelesaikan masalah tersebut," kata Van Hufflen pada hari Jumat, seperti dikutip dari NL Times, Sabtu (10/12).


"Saya pikir tidak hanya penting bahwa mereka mematuhi semua aturan, tetapi di atas semua itu mereka harus membuktikannya. Dan kami akan terus mengawasinya dalam waktu dekat," ujarnya.

Van Hufflen mengatakan dia berbicara dengan perwakilan dari perusahaan pada hari sebelumnya.

"Mereka bermaksud menyusun rencana poin demi poin tentang bagaimana mereka akan melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam menangani data, dan bermaksud menyediakan akses ke algoritmenya," katanya.

Van Hufflen kemudian mengatakan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan TikTok menjangkau publik Belanda sampai aplikasi tersebut sesuai.

TikTok, yang memiliki 3,5 juta pengguna di Belanda menjadi platform video media sosial yang paling populer di kalangan anak-anak di negara itu.

Ini menjadi perhatian khusus Van Hufflen, yang khawatir anak-anak menjadi kecanduan aplikasi, dan melihat video yang seharusnya tidak mereka lihat. Dia menyarankan orang tua untuk waspada tentang bagaimana anak-anak mereka menghabiskan waktu di internet.

"Saya pikir sangat penting bagi mereka untuk terus mengawasi apa yang dilakukan anak-anak mereka secara online. Karena kami tahu bahwa perlindungan jenis platform ini tidak sempurna saat ini. Saya akan mengatakan, pastikan anak-anak Anda tidak memiliki akses ke video yang Anda tidak ingin mereka lihat," ujarnya.

Dia juga menunjuk pada Undang-Undang Layanan Digital Eropa, yang secara bertahap akan berlaku selama dua tahun ke depan.

Undang-undang tersebut mewajibkan platform dengan lebih dari 45 juta pengguna UE untuk melakukan pekerjaan moderasi konten yang lebih baik, menjaga agar konten berbahaya tidak terlihat, menghapus konten ilegal, dan menerapkan peringkat dan batasan usia.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya