Berita

Tokoh senior DR. RIzal Ramli/Net

Politik

Berkaca dari Peru, Rizal Ramli: Tolong TNI dan BIN Monitor Taipan Penyumbang Upaya Kudeta Konstitusi

JUMAT, 09 DESEMBER 2022 | 11:13 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Peristiwa yang menimpa Presiden Peru, Pedro Castilllo bisa menjadi gambaran nyata bagi elite politik tanah air yang coba-coba untuk melakukan kudeta konstitusi.

Pedro Castillo dicopot kongres tidak lama setelah dia mengeluarkan dekrit pembubaran parlemen dan pemerintahan luar biasa. Karena aksi melawan konstitusi tersebut, Pedro Castillo ditangkap dan dibawa ke penjara.

Bagi tokoh senior DR. Rizal Ramli, apa yang dilakukan Pedro Castilllo itu bisa menjadi contoh bagi Indonesia bagaimana memperlakukan pemimpin yang tidak amanah pada konstitusi.


“Presiden Peru, Pedro Castilllo melakukan kudeta konstitusi, segera dipecat kongress dan ditangkap. Contoh bagus untuk pemain-pemain kudeta konstitusi di RI. Mulai dibikin listnya,” tutur Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur itu kepada redaksi, Jumat (9/12).

Sebagai langkah konkret, Rizal Ramli mendesak agar TNI dan BIN ikut melakukan pengawasan kepada para taipan yang memberi dana untuk upaya kudeta konstitusi. Artinya, tidak hanya elite politik yang ditangkap jika melakukan kudeta konstitusi, tapi juga para bohir penyumbang dana untuk upaya tersebut.

“Tolong TNI dan BIN monitor taipan-taipan yang sudah dan akan menyumbang upaya kudeta konstitusi. Mereka terlibat dalam pembiayaan tindak pidana,” tutupnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya