Berita

Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin menerima penghargaan sebagai Pegiat Wakaf Indonesia dalam ajang Badan Wakaf Indonesia (BWI) Award 2022/Ist

Nusantara

Lakukan Sejumlah Inovasi, Dirjen Bimas Islam Terima Penghargaan Tokoh Penggiat Wakaf 2022

JUMAT, 09 DESEMBER 2022 | 08:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Wakaf Indonesia memberikan penghargaan kepada Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin, sebagai Pegiat Wakaf Indonesia dalam ajang Badan Wakaf Indonesia (BWI) Award 2022.

Penghargaan diberikan atas terobosannya dalam mengedukasi masyarakat dan mengembangkan perwakafan di Indonesia.

Kamaruddin merasa bersyukur atas penghargaan yang diberikan BWI. Kamaruddin mengakui, apa yang dilakukan bersama jajarannya belum seberapa untuk mengembangkan perwakafan di tanah air.


“Semoga apa saya lakukan untuk perwakafan di Indonesia barokah dan bernilai ibadah,” kata Kamaruddin dalam pernyataannya.

Ketua Dewan Juri BWI Award 2022 Nurul Huda mengatakan BWI Award 2022 diberikan kepada Pegiat Wakaf yang konsisten dan istikamah dalam melakukan terobosan untuk mengembangkan perwakafan di Indonesia. BWI Award diberikan di tengah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BWI se-Indonesia di Jakarta pada 6-8 Desember 2022.

“Profesor Kamaruddin bersama Kemenag sangat mendukung ekosistem wakaf dengan meluncurkan banyak program untuk mengembangkan perwakafan di Indonesia,” kata Nurul Huda.

Nurul Huda menjelaskan, Ditjen Bimas Islam di bawah kepemimpinan Kamaruddin Amin banyak melahirkan program yang memberikan dampak positif terhadap perkembangan wakaf. Seperti sertifikasi kompetensi nazir dan wakaf produktif.

“Ditjen Bimas Islam memberikan kesempatan kepada nazir untuk meningkatkan kompetensi dan melakukan pendampingan kepada nazir untuk mengembangkan wakaf produktif,” jelasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya