Berita

Dunia

Iran Eksekusi Mati Pendemo yang Tikam Petugas Keamanan

JUMAT, 09 DESEMBER 2022 | 06:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Iran telah mengeksekusi salah seorang aktivis yang menjadi bagian dari aksi unjuk rasa anti pemerintah yang sejak September bergejolak di Teheran dan kota-kota lainnya.

Pengadilan mengatakan terdakwa bernama Mohsen Shekari dieksekusi pada Kamis (8/12). Ia dinyatakan bersalah atas Moharebeh - permusuhan terhadap Tuhan - karena menikam seorang penjaga keamanan dan memblokir jalan di Teheran.

Kantor berita Mizan, yang berafiliasi dengan pengadilan, mengatakan dia telah berpartisipasi dalam kerusuhan dan menyerang seorang anggota kelompok paramiliter Basij, dengan imbalan uang.


Eksekusinya, yang dilaporkan terjadi sebelum matahari terbit, terjadi sehari setelah sejumlah pengunjuk rasa menggunakan Hari Pelajar Nasional untuk menyuarakan kemarahan mereka kepada pihak berwenang.

Eksekusi dilakukan ketika tahanan lain juga menghadapi kemungkinan hukuman mati atas keterlibatan mereka dalam protes, yang dimulai sebagai protes terhadap polisi moralitas Iran dan telah berkembang menjadi salah satu tantangan paling serius bagi teokrasi Iran sejak Revolusi Islam 1979.

Shekari menjadi pengunjuk rasa pertama yang dieksekusi, dan ada sekitar 11 orang lainnya yang akan dijatuhi hukuman mati karena berpartisipasi dalam unjuk rasa.

Aktivis mengatakan lebih dari 500 orang telah tewas sejak gerakan protes dimulai pada 16 September, dengan sedikitnya 18.000 ditahan yang beberapa di antaranya ditahan di penjara rahasia .

Protes dipicu oleh kematian seorang wanita Kurdi Iran berusia 22 tahun bernama Mahsa Amini saat dalam tahanan polisi moral. Dia ditahan di Teheran karena mengenakan jilbabnya secara tidak benar.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya