Berita

Pengamat politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga/RMOL

Politik

Bagi Jamiluddin Ritonga, Tidak Pantas Jokowi Libatkan Menteri untuk Pernikahan Anaknya

SELASA, 06 DESEMBER 2022 | 16:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Melibatkan menteri dalam pernikahan puta bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono sangat tidak layak. Meskipun, yang menikah adalah seorang putra dari orang nomor satu di Indonesia.

Demikian ditegaskan pengamat politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menyoal pernikahan Kaesang dan Erina yang melibatkan menteri BUMN Erick Thohir dan beberapa menteri lainnya, Selasa (6/12).

"Menteri ditunjuk presiden bukan untuk mengurus urusan pribadi presiden. Sebagai menteri, tugas dan fungsinya untuk memimpin suatu kementerian,” tegas Jamiluddin.


Oleh karena itu, lanjut Jamiluddin, seorang menteri saat jam kerja, idealnya tidak boleh menggunakan waktu dan pikiran di luar tugas dan fungsinya.

"Kalau itu dilakukannya, sang menteri sudah melakukan korupsi waktu. Jadi, sangat aneh bila menteri menangani kenduri pernikahan. Sang menteri harus ke Solo untuk memastikan semua persiapan sudah sesuai dengan rencana,” katanya.

Dia menegaskan di Indonesia cukup banyak wedding organizer dan sangat profesional untuk menangani resepsi Pernikahan dalam skala besar.

Menurut Jamiluddin, sangat berlebihan jika menggunakan para pembantu Jokowi di kementerian untuk urusan personal seperti pernikahan Kaesang Pangarep.

"Para menteri sebaiknya dikembalikan pada tugas dan fungsinya. Hal itu diperlukan agar kinerja kementerian yang dipimpinnya dapat terjaga ,” tutupnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya