Berita

Pertemuan antara pihak pembangun masjid dengan sejumlah pihak terkait di Kabupaten Batang/RMOLJateng

Nusantara

Pembangunan Masjid di Batang Ditolak Warga, Pemkab Pastikan Tak Ada Aliran Sesat

SELASA, 06 DESEMBER 2022 | 15:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Polemik pembangunan Masjid Nur Said di wilayah Desa Kalipucang Wetan, Kabupaten Batang, Jawa Tengah belum menemukan kata akhir. Ditegaskan pihak pembangun masjid, Machzum Baisa, pihaknya membantah tudingan menjadi penganut aliran sesat.

"Masjid saja belum terbangun sudah menuduh ada ajaran sesat. Tahu dari mana? Apalagi pengurus di dalamnya ada dari MUI, NU dan Muhammadiyah," katanya pada awak media, Selasa (6/12).

Ia menyebut pembangunan masjid itu atas amanah almarhum orangtuanya. Ayahnya merupakan pejuang di wilayah Pekalongan-Batang. Amanah almarhum ayahnya yaitu membangun masjid untuk kenyamanan para musafir yang kemalaman. Pembangunan dilakukan di wilayah Batang.


Adapun masjid tersebut akan dibangun di atas tanah seluas 6 ribu m2. Diperkirakan, pembangunan masjid akan membutuhkan dana Rp 15 miliar.

"Dengan biaya sendiri tanpa minta sumbangan kepada siapapun. Sebagai bentuk kepedulian sosial di tempat yang bersejarah di masa hidupnya," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Tidak hanya masjid, di lokas tersebut juga akan ada dibangun klinik kesehatan. Warga sekitar akan dilayani secara gratis. Namun, rencana pembangunan masjid itu ditolak oleh warga.

Ia merasa kecewa dengan penolakan itu. Padahal, menurutnya pembangunan itu tidak merugikan siapapun.

"Bahkan menguntungkan program pemda terutama dalam penanganan masalah kesehatan masyarakat," imbuhnya.

Penolakan warga pun dinilai tidak mempunya dasar yang kuat. Karena pihaknya tidak membangun tempat prostitusi, hiburan, tempat perjudian yang memang wajar untuk ditolak.

Lebih jauh Machzum bercerita, pernah didatangi Lurah Desa Kalipucang Wetan Mundakir terkait masjid yang akan dibangun. Saat itu Mundakir bertanya sistem pendanaan masjid itu.

"Wah... Kalau ahlussunah wal jamaah kami dukung, Bah. Enggak usah urus izin. Kalau masjid bangun saja langsung, saya yang tanggungjawab. Kan saya lurahnya aman, enggak ada yang berani ganggu. Kalau bangunan lain baru pakai izin," ungkap Machzum menirukan perkataan Lurah Mundakir waktu itu.

Namun, penolakan tetap berlanjut. Hingga ada pertemuan dengan  Pj Bupati Batang, Lurah, Kapolsek, Ketua MUI Batang, Ketua MUI Pusat dan Danramil untuk meminta masukan.

Dalam pertemuan itu ditegaskan bahwa tidak ada aliran sesat seperti yang dituduhkan. Apalagi  di dalam kepengurusan ada pengurus NU dan Muhammadiyah.

"Jadi untuk kekhwatiran terkait aliran sesat itu tidak benar ya. Nah untuk permasalahan lainnya, ini harus diselesaikan oleh kedua pihak. Tadi sudah disepakati adanya musyawarah dengan warga. Monggo nanti dari masyarakat setelah mendengar penjelasan dari pihak pembangun, apakah bisa menerima atau tetap menolak kami serahkan ke masyarakat,” pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya