Berita

Lokasi tanah longsor di kotamadya Pueblo Rico di barat laut Bogota/Net

Dunia

Korban Tewas Bencana Longsor Kolombia Bertambah Jadi 34

SELASA, 06 DESEMBER 2022 | 07:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Korban tewas akibat tanah longsor di Kolombia bertambah. Laporan terakhir menyebutkan 34 tewas dan 20 lainnya terjebak lumpur.

Bencana terjadi pada Minggu (4/12). Korban kebanyakan berasal dari pengendara motor dan bus yang melintas ketika jalanan di daerah terpencil di kotamadya Pueblo Rico, wilayah barat laut Kolombia tertimpa, longsor.

“Ini adalah sebuah tragedi,” tulis Presiden Gustavo Petro di Twitter, saat mengumumkan jumlah kematian yang diperbarui, setelah sebelumnya mengatakan jumlah korban tewas adalah tiga.


"Dengan sedih saya harus mengumumkan bahwa sejauh ini 27 orang, termasuk anak di bawah umur, telah kehilangan nyawa mereka dalam tragedi di Pueblo Rico, Risaralda," cuitnya, seperti dikutip dari Aljazeera.

Wilayah tersebut menghadapi cuaca ekstrem akibat La Nina tahun ketiga berturut-turut, pola iklim yang menyebabkan air dingin di Samudra Pasifik menyebabkan curah hujan tinggi di pegunungan Andes.

Salah seorang yang selamat mengatakan, pengemudi bus berhasil menghindari tanah longsor yang terparah.

“Sebagian turun dan bus sedikit mundur dari situ. Sopir bus sedang mundur ketika semuanya runtuh,” katanya kepada stasiun radio Lloro Stereo.

Bus berangkat dari kota Cali dengan 25 penumpang, kata pejabat pertahanan sipil.

Musim hujan yang dimulai pada Agustus ini adalah yang terburuk di Kolombia dalam 40 tahun, menyebabkan kecelakaan yang menewaskan lebih dari 270 orang.

Bank Dunia mencatat bahwa La Nina menyebabkan “ banjir, tanah longsor, hujan lebat, banjir bandang, angin kencang, dan badai listrik” yang dapat mengakibatkan kerusakan tanaman, “mengganggu persediaan makanan dan kenaikan harga.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya