Berita

Indonesia Investment and Networking Forum di Hong Kong pada Sabtu 3 Desember 2022/Net

Dunia

Perkuat Hubungan Ekonomi dengan Hongkong, Perwakilan Indonesia Gelar Investment and Networking Forum

SENIN, 05 DESEMBER 2022 | 13:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dalam upaya memperkuat serta memajukan hubungan ekonomi dengan Hongkong, Konsulat Jenderal RI di Hong Kong didukung oleh Kedutaan Besar RI Beijing dan Kementerian Investasi/BKPM menyelenggarakan kegiatan promosi investasi pada Sabtu (3/12).

Mengangkat tema "Indonesia Investment and Networking Forum di Hong Kong", kegiatan promosi itu diisi oleh Duta Besar RI Beijing Djauhari Oratmangun, Konsul Jenderal RI di Hong Kong, Ricky Suhendar dan Deputi Promosi Investasi BKPM, Nurul Ichwan.

Dihadapan para pengusaha dan investor Hong Kong, Duta Besar RI menegaskan bahwa saat ini merupakan waktu terbaik untuk meningkatkan dan mengembangkan bisnis di Indonesia.


“Come and invest in Indonesia now, or it will be too late” ujarnya dalam pers rilis pada Senin (5/12).

Peluang investasi yang dimaksud Dubes yakni rencana pembangunan Ibu Kota Nusantara dengan konsep green city, hilirisasi sumber daya mineral, pengembangan baterai lithium, transportasi, energi terbarukan infrastruktur kesehatan, transformasi digital dan pengurangan emisi karbon.

Dubes menekankan bahwa seluruh proyek yang diajukan akan tetap memperhatikan prinsip penggunaan tenaga kerja lokal, ramah lingkungan, penambahan nilai tambah dan komitmen transfer teknologi.

Sementara Konjen Hong Kong, kembali menegaskan komitmen Pemerintah RI dalam melanjutkan agenda reformasi struktural, deregulasi, dan debirokratisasi investasi.

"Pemerintah RI akan terus mengawal upaya dalam menjamin kepastian hukum dan meningkatkan kemudahan usaha dan investasi di Indonesia," tegasnya.

Terlebih Hongkong pada tahun 2021, disebut Konjen merupakan merupakan investor terbesar kedua di Indonesia.

Hadir secara virtual, Deputi Promosi Investasi BKPM mempromosikan berbagai kemudahan investasi di Indonesia, termasuk skema tax holidays yang dapat dinikmati oleh investor dan sektor-sektor investasi prioritas yang memiliki added values.

Kesempatan investasi di Ibu Kota Negara baru juga ikut dijelaskan BKPM, seperti infrastruktur dasar, pengembangan energi, transportasi, pendidikan, hingga energi terbarukan.

Beberapa Investor yang tertarik langsung menyampaikan minatnya untuk menindak lanjuti proyek dengan KJRI Hongkong dan Pejabat Investasi KBRI Beijing.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya