Berita

Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo/Net

Politik

Simulasi Paslon Pilpres, Prabowo-Ganjar Unggul di Atas Anies-AHY

SABTU, 03 DESEMBER 2022 | 05:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih diunggulkan sebagai calon presiden (Capres) pada Pemilu Serentak 2024.

Begitu hasil survei terbaru Merdeka Institute Publik Opinion Survey (MIPOS) terkait dinamika elektabilitas para kandidat capres.

"Temuan kami, elektabilitas tertinggi Prabowo Subianto di angka 32,4 persen, disusul (Gubernur Jawa Tengah) Ganjar Pranowo dengan angka 19,8 persen, dan (mantan Gubernur DKI Jakarta) Anies Baswedan di angka 18,9 persen," ujar peneliti MIPOS Edwin A. Sarif dalam keterangannya, Jumat (2/12).


Di bawah nama-nama itu, ada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (7,5 persen), Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (4,5 persen), Menteri BUMN Erick Thohir (4,1 persen).

Beberapa tokoh lain dengan elektabilitas di bawah 4 persen ada Kepala KSP Moeldoko, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Parekraf Sandiaga Salahuddin Uno, Ketua DPR RI Puan Maharani, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

"Sementara masih ada 2,5 persen responden belum menentukan pilihan," kata Edwin.

Pada survei itu, kata Edwin, MIPOS mensimulasikan dua pasangan calon. Yakni, Prabowo-Ganjar dan Anies-AHY.

"Hasilnya sebanyak 47,9 persen responden menyatakan akan memilih pasangan Prabowo-Ganjar dan 30,5 persen responden yang akan memilih pasangan Anies-AHY," terangnya.

"Dan sisanya 21,6 persen mengaku masih bingung atau belum bisa mengambil keputusan," demikian Edwin.

Survei dilakukan pada tanggal 1 sampai 12 November 2022 di 34 provinsi yang tersebar di seluruh Indonesia. Total sampel sebesar 1200 responden diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara acak bertahap.

Batas kesalahan atau margin of error 2,83 persen dan pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Populer

Masih Sibuk di Jogja, Pimpinan KPK Belum Tahu OTT di Lampung Tengah

Selasa, 09 Desember 2025 | 14:21

Pura Jadi Latar Film Porno, Hey Bali: Respons Aparat Dingin

Selasa, 09 Desember 2025 | 21:58

Kebun Sawit Milik POSCO Lebih dari Dua Kali Luas Singapura

Senin, 08 Desember 2025 | 19:12

Mahfud MD soal Bencana Sumatera: Menyuruh Pejabat Mundur Tidak Relevan

Rabu, 10 Desember 2025 | 05:53

Aliran Bantuan ke Aceh

Sabtu, 06 Desember 2025 | 04:08

Korban Bencana di Jabar Lebih Butuh Perhatian Dedi Mulyadi

Sabtu, 06 Desember 2025 | 04:44

Bangun Jembatan Harapan

Minggu, 07 Desember 2025 | 02:46

UPDATE

UNJ Gelar Diskusi dan Galang Donasi Kemanusiaan untuk Sumatera

Selasa, 16 Desember 2025 | 12:10

Skandal Sertifikasi K3: KPK Panggil Irjen Kemnaker, Total Aliran Dana Rp81 Miliar

Selasa, 16 Desember 2025 | 12:04

KPU Raih Lembaga Terinformatif dari Komisi Informasi

Selasa, 16 Desember 2025 | 11:41

Dipimpin Ferry Juliantono, Kemenkop Masuk 10 Besar Badan Publik Informatif

Selasa, 16 Desember 2025 | 11:13

KPK Janji Usut Anggota Komisi XI DPR Lain dalam Kasus Dana CSR BI-OJK

Selasa, 16 Desember 2025 | 11:12

Harga Minyak Turun Dipicu Melemahnya Data Ekonomi China

Selasa, 16 Desember 2025 | 11:03

Kritik “Wisata Bencana”, Prabowo Tak Ingin Menteri Kabinet Cuma Gemar Bersolek

Selasa, 16 Desember 2025 | 10:56

Din Syamsuddin Dorong UMJ jadi Universitas Kelas Dunia di Usia 70 Tahun

Selasa, 16 Desember 2025 | 10:54

Tentang Natal Bersama, Wamenag Ingatkan Itu Perayaan Umat Kristiani Kemenag Bukan Lintas Agama

Selasa, 16 Desember 2025 | 10:46

Dolar AS Melemah di Tengah Pekan Krusial Bank Sentral

Selasa, 16 Desember 2025 | 10:33

Selengkapnya