Berita

Perwakilan dari Ethiopia dan perwakilan dari Tigray menghadiri konferensi pers/Net

Dunia

Akses Internet ke Wilayah Tigray Belum akan Dipulihkan

RABU, 30 NOVEMBER 2022 | 09:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Ethiopia menegaskan kembali bahwa pihaknya belum menentukan kapan akan menghentikan pemblokiran akses internet di wilayah Tigray.

Menteri Inovasi dan Teknologi Ethiopia Belete Molla mengungkapkan hal itu saat berbicara di Forum Tata Kelola Internet tahunan PBB di ibu kota Ethiopia, Addis Ababa, Selasa (29/11) waktu setempat.

"Layanan internet Tigray akan dipulihkan bersama dengan layanan telepon dan listriknya, meskipun belum ada tanggal yang ditetapkan," kata Belete, seperti dikutip dari The National, Rabu (30/11).


“Pemerintah Ethiopia sedang merancang paket yang tidak hanya tentang dimulainya kembali internet tetapi dimulainya kembali segalanya, karena inilah yang kita butuhkan sebagai rakyat, sebagai pemerintah,” ujarnya.

“Tidak ada garis waktu," lanjutnya.

Tigray, rumah bagi lebih dari 5 juta orang, sebagian besar hidup tanpa internet, telekomunikasi, dan perbankan sejak pecah perang antara pasukan pemerintah federal dan pasukan yang dipimpin oleh Front Pembebasan Rakyat Tigray pada November 2020.

Kesepakatan gencatan senjata yang ditandatangani antara pihak yang bertikai di Afrika Selatan bulan ini mengikat pemerintah untuk memulihkan layanan dasar Tigray, tetapi pemadaman komunikasi belum dicabut.

Pengiriman bantuan kemanusiaan ke Tigray yang sempat terhenti akibat pertempuran baru pada Agustus lalu kini telah mulai menjangkau wilayah tersebut, tetapi Program Pangan Dunia mengatakan pekan lalu bahwa akses ke bagian-bagian Tigray tetap dibatasi.

Access Now's Shutdown Tracker Optimization Project menemukan bahwa sejak 2016, pihak berwenang telah memberlakukan setidaknya 22 penutupan internet di tingkat lokal dan nasional.

LSM akses internet juga telah meluncurkan petisi untuk Uni Afrika dan negara-negara regional untuk mengutuk penutupan dan membantu membangun kembali akses internet di seluruh wilayah.

Ethiopia telah mematikan internet setidaknya 22 kali sejak 2016, menurut Access Now.

"Pemadaman listrik yang mempengaruhi Tigray adalah pemadaman tanpa gangguan terpanjang di dunia," kata Brett Solomon, direktur eksekutif Access Now.

Pekerja bantuan dan kelompok hak asasi manusia mengatakan pemadaman komunikasi telah menghambat pengiriman bantuan ke Tigray dan memicu pelanggaran hak asasi manusia dengan mendorong budaya impunitas di antara aktor bersenjata.

Penyelidik PBB menuduh semua pihak melakukan pelanggaran, termasuk pembunuhan, pemerkosaan, dan penyiksaan.

Berpidato pada upacara pembukaan forum internet pada hari Selasa, Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed tampak membela penutupan di Tigray.

"Internet telah mendukung penyebaran disinformasi saat Ethiopia menangani pemberontakan bersenjata di bagian utara negara itu," kata Abiy.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya